Beranda Ogan Komering Ulu Timur Musda Golkar OKU Timur Ditunda, Kapan Digelar?

Musda Golkar OKU Timur Ditunda, Kapan Digelar?

6
0

OKU TIMUR, KITOUPDATE.COM — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, belum memiliki kepastian jadwal. Meski persiapan internal telah dilakukan, partai berlambang pohon beringin itu masih menunggu instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta ketetapan DPD Partai Golkar Sumatera Selatan.

Ketua DPD Partai Golkar OKU Timur, H. Beni Defitson, SIP, MM, mengatakan pihaknya telah menerima surat resmi terkait pelaksanaan Musda. Namun, agenda tersebut harus mengikuti kebijakan dan keputusan organisasi di tingkat pusat maupun provinsi.

Hal itu disampaikan Beni, didampingi Sekretaris A. Jamil Nasution, SP, Bendahara Muhdan, SH, serta anggota DPRD OKU Timur dari Fraksi Golkar, di sela-sela peringatan HUT Partai Golkar, Selasa (20/10/2026).

“Musda sudah mendapatkan surat resmi untuk dilaksanakan. Namun, sesuai instruksi DPP, pelaksanaannya ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kami masih menunggu ketetapan dari DPD Partai Golkar Sumsel,” ujarnya.

Beni menegaskan, Musda akan segera dilaksanakan setelah ada keputusan resmi. Sambil menunggu kepastian jadwal, pengurus telah menggelar rapat fraksi dan konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda pergantian kepemimpinan tersebut.

Menurutnya, proses pemilihan ketua akan mengedepankan musyawarah mufakat dengan tetap berpedoman pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Kami akan menggelar rapat dan membuka penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar OKU Timur,” katanya.

Beni juga menegaskan bahwa kader yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk mengikuti proses pencalonan. Karena itu, penjaringan tidak hanya menjadi urusan segelintir pengurus, tetapi harus berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi.

Meski demikian, setiap bakal calon wajib memenuhi persyaratan yang ditetapkan partai. Di antaranya, memiliki pengalaman kepengurusan sesuai jenjang yang dipersyaratkan, aktif sebagai anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya lima tahun, serta memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT).

Selain itu, calon ketua harus memiliki kapabilitas dan akseptabilitas, mengikuti pendidikan dan pelatihan kader sesuai ketentuan, serta bersedia meluangkan waktu dan bekerja secara kolektif dalam kepengurusan partai.

Beni berharap seluruh tahapan Musda nantinya berlangsung sesuai aturan organisasi dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi serta soliditas Partai Golkar di OKU Timur.

Dengan jadwal yang masih menunggu keputusan DPP dan DPD provinsi, kepastian pelaksanaan Musda kini menjadi tahapan penting bagi Golkar OKU Timur untuk menuntaskan proses konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan partai ke depan. (Kyai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini