OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pesta narkoba yang disebut-sebut kerap terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Jalan Baru, Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), polisi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) turun melakukan pemeriksaan.
Sasaran pemeriksaan adalah Blitz Karaoke and Resto. Pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres OKI bersama BNN Kabupaten OKI mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mencegah potensi penyalahgunaan narkotika.
Sebanyak 21 orang yang terdiri atas 11 perempuan dan 10 laki-laki menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh orang yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba.
Meski tidak ditemukan hasil tes urine positif dari 21 orang tersebut, pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya aparat menindaklanjuti informasi masyarakat sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola, karyawan, dan pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Mereka diminta turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.
Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Kami tidak akan segan dan terus bergerak menindaklanjuti setiap informasi yang masuk dari masyarakat. Kerja sama antara kepolisian, BNN, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan wilayah OKI yang bersih dari narkoba. Jangan ragu untuk memberikan informasi kepada kami apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” ujarnya.
Polres OKI juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan menyampaikan informasi kepada aparat berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika.
Pemeriksaan di Blitz Karaoke and Resto tersebut menjadi tindak lanjut atas laporan yang diterima aparat. Namun, hasil tes urine yang seluruhnya negatif tidak dengan sendirinya membuktikan benar atau tidaknya dugaan aktivitas yang dilaporkan masyarakat sebelumnya. Karena itu, setiap informasi tetap perlu ditindaklanjuti berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan lebih lanjut. (Eko Saputra)


































