OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Dalam rangka mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ogan Komering Ilir menyerahkan arsip statis kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKI.
Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Arsip Statis antara Kepala BKPSDM OKI, dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKI.
Arsip yang diserahkan merupakan dokumen-dokumen penting yang memiliki nilai guna kesejarahan, sebagai bentuk pelestarian memori kolektif daerah serta bukti akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKI, Maulidini,.S.KM,.M.Si menyampaikan apresiasi atas komitmen BKPSDM dalam mendukung upaya pelestarian arsip statis sebagai warisan dokumenter yang penting bagi generasi mendatang.
“Penyerahan arsip ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan tata kelola kearsipan di Kabupaten OKI. Arsip-arsip ini akan kami pelihara dan kelola sesuai standar kearsipan agar dapat dimanfaatkan oleh publik dan pemerintah ke depannya,” ujar Maulidini. Kamis (12/06/2025).
Ia pun berharap langkah ini akan menjadi contoh positif bagi seluruh perangkat daerah dalam mendukung pengelolaan arsip yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Sementara itu Kepala BKPSDM OKI, Drs. H. Antonius Leonardo, M.Si mengatakan Penyerahan Arsip ini Sebagai bentuk komitmen BKPSDM OKI dalam mendukung pengelolaan arsip yang tertib, akuntabel, dan berstandar.
“Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ogan Komering Ilir (BKPSDM ) telah melaksanakan penyerahan arsip statis kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten OKI sebagai bentuk dukungan dan Komitmen BKPSDM OKI dalam melestarikan Dokumen-dokumen penting yang bernilai historis bagi generasi selanjutnya” terang Antonius.
Lebih lanjut Antonius menyampaikan bahwa Penyerahan arsip statis ini sendiri mencakup dokumen-dokumen penting yang bernilai guna sejarah, pertanggungjawaban publik, dan sebagai sumber informasi terpercaya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Langkah ini tidak hanya merupakan kewajiban administratif, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk menjaga memori kolektif daerah demi generasi mendatang. Arsip adalah identitas, dan identitas perlu dijaga serta dikelola secara profesional” tegas Antonius.
Ia pun berharap Kegiatan ini menjadi contoh dan dapat memotivasi bagi perangkat daerah lainnya untuk lebih peduli terhadap pengelolaan arsip, mulai dari penciptaan hingga penyerahan kepada lembaga kearsipan.
“Kita berharap kegiatan positif ini akan terus berlanjut dan akan memotivasi perangkat daerah lainnya untuk bersama-sama bersumbangsih serta ikut andil dalam melestarikan nilai-nilai historis yang ada di Kabupaten OKI” pungkas Antonius.
Sinergi dan kerja sama yang terjalin antara BKPSDM OKI dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan OKI merupakan upaya positif dalam menjaga sejarah yang tentunya juga dapat menjaga peradaban Kabupaten OKI bagi generasi penerus yang akan datang (Hendri)


































