OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Sensus Ekonomi menjadi salah satu kegiatan penting dalam memperkuat data pembangunan, khususnya di tingkat desa. Melalui pendataan yang dilakukan secara menyeluruh, pemerintah desa dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat, mulai dari jumlah pelaku usaha, jenis usaha, skala usaha, hingga potensi ekonomi yang berkembang di wilayah desa.
Pendamping Desa (PD) Kecamatan SP Padang, Iskandar Dinata, SE yang akrab dipanggil Kandar, mengatakan bahwa Pelaksanaan Sensus Ekonomi dinilai memiliki peran strategis karena data yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran bagi desa.
“Dengan data yang akurat, pemerintah desa dapat mengetahui sektor usaha mana yang perlu didorong, pelaku usaha mana yang membutuhkan pendampingan, serta potensi lokal apa saja yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat” ungkap Kandar. Jumat (01/05/2026)
Ia melanjutkan bagi desa, keberadaan data ekonomi yang lengkap sangat membantu dalam perencanaan program pemberdayaan masyarakat.
“Misalnya, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM, pelatihan keterampilan, bantuan permodalan, pemasaran produk lokal, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Semua program tersebut akan lebih efektif apabila disusun berdasarkan kondisi riil masyarakat” jelas Kandar.
Selain itu, menurutnya Sensus Ekonomi juga membantu pemerintah desa dalam memetakan sebaran aktivitas ekonomi di wilayahnya. Usaha rumahan, warung, industri kecil, jasa, perdagangan, hingga usaha berbasis digital dapat tercatat dengan lebih baik.
“Dengan demikian, potensi ekonomi desa tidak hanya terlihat dari sektor pertanian saja, akan tetapi juga dari berbagai kegiatan usaha lain yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat” tegas Kandar.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang ada di desa dalam wilayah kecamatan SP Padang, khususnya para pelaku usaha, untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama agar hasil pendataan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi desa.
Ia melanjutkan data hasil Sensus Ekonomi nantinya tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga bagi desa dalam menentukan arah pembangunan ekonomi ke depan.
“Dengan data yang berkualitas, desa dapat menyusun program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mendorong pertumbuhan usaha lokal, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat” tutup Kandar.
Melalui Sensus Ekonomi, desa diharapkan mampu memiliki dasar data yang kuat untuk membangun perekonomian yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi desa untuk mengenali potensi wilayahnya sekaligus memperkuat langkah menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Hendri)
































