OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di Jalan Raya Desa Srigeni Lama, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden ini menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian, sekaligus menyoroti tingginya risiko manuver mendahului di tengah kondisi jalan yang tidak ideal.
Korban berinisial S (49), pengendara sepeda motor Honda Verza BG 6383 KZ, meninggal dunia setelah terlindas truk Colt Diesel Isuzu BG 8105 KL. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi saat hujan gerimis mengguyur jalan aspal lurus yang licin, kondisi yang seharusnya menuntut kewaspadaan ekstra dari pengendara.
Korban diketahui melaju dari arah Simpang Padang menuju Arisan Buntal dan berupaya mendahului truk di depannya. Namun, manuver tersebut berubah fatal ketika dari arah berlawanan muncul kendaraan lain yang tidak teridentifikasi. Dalam situasi sempit dan berisiko tinggi itu, korban melakukan pengereman mendadak hingga kehilangan kendali.
Sepeda motor terjatuh ke sisi kiri, sementara tubuh korban masuk ke kolong truk dan terlindas roda belakang. Benturan keras menyebabkan korban tewas seketika di tempat.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa praktik mendahului kendaraan di jalan terbuka terutama saat visibilitas terbatas dan permukaan jalan licin menjadi salah satu faktor dominan kecelakaan fatal. Hingga kini, identitas kendaraan dari arah berlawanan yang memicu pengereman mendadak masih belum diketahui, yang membuka pertanyaan terkait kelengkapan saksi dan rekonstruksi kejadian.
Kasat Lantas Polres OKI, AKP Oke Panji Wijaya, menyatakan pihaknya telah mengamankan pengemudi truk serta melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk pendataan saksi dan barang bukti.
“Kami memastikan proses penyelidikan berjalan profesional dan transparan untuk mengungkap kronologi secara utuh,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan duka cita sekaligus mengingatkan pentingnya disiplin berkendara.
Namun, di luar imbauan rutin, kecelakaan ini juga menyoroti perlunya evaluasi lebih luas terhadap keselamatan jalan, termasuk edukasi berkendara aman, pengawasan perilaku pengendara, serta potensi rekayasa lalu lintas di titik rawan.
Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 dalam kondisi darurat guna mempercepat respons petugas. (Rico)
































