PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai mengakselerasi penguatan konektivitas wilayah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui groundbreaking pembangunan Jalan Simpang Raja, Rabu (22/4/2026). Proyek ini dinilai strategis karena menyasar langsung jalur distribusi utama masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten PALI. Selain menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, gubernur bersama Bupati PALI menandai dimulainya pembangunan jalan rigid beton yang menghubungkan Simpang Raja hingga Simpang 4 PT MHP.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen utama untuk menggerakkan ekonomi daerah.
“Ini bukan seremoni. Ini langkah konkret membangun urat nadi ekonomi masyarakat. Konektivitas adalah kunci agar aktivitas ekonomi bergerak lebih cepat dan efisien,” tegasnya.
Ia juga memberi peringatan keras terkait kualitas pekerjaan proyek. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun harus memiliki daya tahan jangka panjang dan tidak boleh dikerjakan secara asal.
“Kualitas tidak bisa ditawar. Pastikan spesifikasi beton sesuai standar. Jangan sampai baru setahun sudah rusak, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati PALI, Asgianto, menyebut jalur Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP sebagai salah satu akses paling vital di wilayahnya. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jalan tersebut berfungsi sebagai jalur utama distribusi hasil perkebunan masyarakat.
“Ini jalur logistik utama. Dampaknya langsung ke ekonomi warga, terutama dalam menekan biaya angkut hasil kebun dan mempercepat distribusi,” katanya.
Proyek jalan rigid beton sepanjang 1.520 meter dengan lebar 7 meter ini didanai melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dan ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender. Pemerintah daerah berharap pembangunan ini tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, sebanyak 150 personel gabungan dari Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan Satpol PP dikerahkan. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah.
Groundbreaking ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur di PALI mulai diarahkan pada proyek-proyek yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, bukan sekadar pembangunan simbolik. (Anies)
































