Beranda Palembang Polda Sumsel Intensifkan Penelusuran Mental Kepribadian Calon Taruna

Polda Sumsel Intensifkan Penelusuran Mental Kepribadian Calon Taruna

8
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri melalui pelaksanaan seleksi ketat dan transparan bagi calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Salah satu tahapan strategis yang dilaksanakan adalah tes Computer Assisted Test (CAT) Asesmen Mental Ideologi (AMI) dan Inventory Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) guna memastikan calon perwira Polri memiliki integritas, loyalitas kebangsaan, dan karakter yang kuat.

Pelaksanaan tes berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di SMKN 2 Palembang serta Ruang Assessment Lantai II Biro SDM Polda Sumatera Selatan. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan dilaksanakan dengan pengawasan ketat guna menjamin objektivitas serta transparansi seluruh tahapan seleksi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program transformasi sumber daya manusia Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Fokus utama asesmen adalah memastikan setiap calon Taruna Akpol memiliki loyalitas tunggal kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, setia terhadap Pancasila dan UUD 1945, serta memiliki mental kepribadian yang sehat dan profesional.

Pelaksanaan seleksi dipantau langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., bersama panitia internal dari Biro SDM, Bidpropam, serta pengawas internal dan eksternal lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan absensi peserta, pemeriksaan kelengkapan administrasi, pengarahan teknis pelaksanaan ujian, hingga pembukaan soal secara daring oleh panitia pusat Mabes Polri melalui sambungan video konferensi.

Penggunaan sistem CAT dalam pelaksanaan tes menjadi salah satu langkah konkret Polda Sumsel dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Sistem digital tersebut memungkinkan hasil ujian terekam secara otomatis sehingga meminimalisir potensi intervensi maupun manipulasi hasil seleksi.

Selain pengujian aspek ideologi kebangsaan, tes PMK juga digunakan untuk memetakan karakter, kepribadian, stabilitas emosi, pola pikir, hingga kesiapan mental para calon Taruna Akpol dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang.

Kepala Biro SDM Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa tahapan asesmen mental ideologi merupakan filter penting dalam membentuk calon pemimpin Polri yang profesional dan bebas dari pengaruh paham radikalisme maupun ideologi yang bertentangan dengan negara.

“Kami mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan calon Taruna Akpol memiliki kualitas mental, integritas, dan loyalitas kebangsaan yang kuat sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” ujar Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik sebagai bentuk komitmen institusi terhadap reformasi birokrasi Polri.

“Polda Sumsel berkomitmen penuh melaksanakan proses rekrutmen yang jujur, objektif, dan profesional. Seleksi ini bukan hanya mencari calon anggota Polri yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, mental ideologi yang kuat, dan mampu menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang dicintai rakyat,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Setelah pelaksanaan ujian selesai, panitia langsung melakukan dokumentasi dan integrasi data hasil tes ke sistem pusat sebagai bagian dari mekanisme pengawasan nasional dalam proses penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri akan terus dilaksanakan secara profesional dan transparan demi mencetak generasi perwira Polri yang unggul, humanis, dan berintegritas dalam mendukung terciptanya stabilitas kamtibmas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini