Beranda Ogan Kemering Ilir Ketua TP PKK Sumsel dan OKI Sambangi Pengerajin Batik Desa Pematang Buluran

Ketua TP PKK Sumsel dan OKI Sambangi Pengerajin Batik Desa Pematang Buluran

4
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti kediaman sekaligus tempat usaha Suhaimi, seorang pengrajin batik asal Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pengrajin lokal tersebut mengaku mendapatkan dorongan dan semangat baru untuk terus mengembangkan usahanya usai menerima kunjungan kerja dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan didampingi langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten OKI beberapa hari yang lalu.

Kunjungan yang dilaksanakan pada sore hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemantauan dan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengrajin kerajinan tradisional di pelosok wilayah Kabupaten OKI. Rombongan diterima langsung oleh Suhaimi beserta keluarga dan perangkat desa setempat dengan penuh sukacita.

Dalam kesempatannya, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj Feby Herman Deru, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegigihan Suhaimi dalam melestarikan seni membatik khas daerah OKI, khususnya dengan corak tradisional perahu kajang, meski berdomisili di desa yang cukup jauh dari pusat keramaian.

Ia pun menilai, hasil karya batik Suhaimi memiliki ciri khas yang kuat, mengangkat kearifan lokal lingkungan sungai dan rawa serta perahu tradisional tempo dulu yaitu perahu Kajang yang menjadi ciri khas wilayah OKI, sehingga layak untuk terus dikembangkan hingga dikenal tidak hanya di tingkat daerah, akan tetapi juga di tingkat nasional.

“Saya sangat kagum melihat dedikasi Bapak Suhaimi. Ia mampu menciptakan karya seni yang indah, berkualitas, dan tetap menjaga nilai-nilai budaya leluhur. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk dukungan nyata agar pengerajin seperti beliau tidak merasa sendirian. Pemerintah bersama TP PKK akan terus berupaya membuka akses pelatihan, permodalan, hingga pemasaran yang lebih luas,” ujar Hj. Feby Herman Deru.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten OKI, Hj. Ike Meilina Muchendi menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para pengrajin batik di wilayah Kabupaten OKI. Dukungan yang akan diberikan meliputi peningkatan keterampilan teknik pembatikan, perbaikan kualitas pewarnaan agar lebih awet dan ramah lingkungan, serta fasilitasi agar produk-produk tersebut dapat ditampilkan dalam berbagai pameran tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

“Ini merupakan salah satu keberagaman dan kearifan lokal yang ada di kabupaten OKI yang patut kita apresiasi dan harus kita dukung dalam pelestariannya. Pemkab OKI akan terus melakukan yang terbaik dalam hal usaha mikro, khususnya kerajinan tradisional seperti ini” tegas Hj. Ike

Ia pun berharap kedepannya baik kualitas maupun kuantitas kerajinan tradisional seperti dapat terus ditingkatkan serta dikembangkan di seluruh wilayah Kabupaten OKI.

“Kita berharap tidak hanya ada di Desa Pematang Buluran saja, akan tetapi hal positif ini harus ditingkatkan dan harusnya dapat dicontoh oleh desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten OKI dan tentu saja ini harus menjadi perhatian kita bersama” harap Hj. Ike.

Mendapatkan perhatian dan dukungan langsung dari para pemimpin tersebut, Suhaimi tampak sangat terharu dan bersyukur. Ia mengungkapkan bahwa selama ini ia kerap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan bahan baku berkualitas, peralatan yang masih sederhana, hingga kesulitan menjangkau pasar yang lebih luas. Kunjungan ini baginya menjadi penyemangat terbesar.

“Selama puluhan tahun saya menggeluti dunia batik ini, baru kali ini merasa benar-benar diperhatikan secara langsung oleh pimpinan dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Rasanya sungguh luar biasa, hati saya senang dan bangga. Ini menjadi semangat baru bagi saya untuk bekerja lebih giat lagi, meningkatkan kualitas hasil karya, serta mengajak warga desa lainnya ikut mengembangkan usaha batik ini agar bisa mensejahterakan masyarakat secara luas,” ungkap Suhaimi.

Baginya dengan adanya dukungan dari berbagai pihak adalah sebuah apresiasi dan juga sebuah pengakuan atas atas kerja kerasnya selama ini dalam menjaga tradisi dan kearifan lokal Kabupaten OKI.

“Tentu kami sangat merasa bangga atas apresiasi ini, karena membatik bukan hanya sebuah usaha yang bersifat komersil akan tetapi ini adalah usaha dan perjuangan kita menjaga tradisi daerah kita ini yang secara turun temurun harus tetap di lestarikan yang tentu saja tidak lepas dari tuntutan dan tantangan zaman di era modernisasi seperti sekarang ini” tutup Suhaimi.

Di akhir kunjungan, rombongan sempat melihat langsung proses pembuatan batik mulai dari pelukisan pola hingga pewarnaan akhir, serta berkesempatan melihat-lihat koleksi kain batik karya Suhaimi.

Diharapkan ke depannya, batik khas Kabupaten OKI yang diproduksi di Desa Pematang Buluran dapat semakin berkembang, menjadi salah satu ikon unggulan kerajinan tangan Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan mampu meningkatkan taraf hidup pelaku usaha serta masyarakat sekitar. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini