BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Kawasan transmigrasi di Kabupaten Banyuasin kini bertransformasi dari sekadar wilayah perpindahan penduduk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengembangannya, Bupati Banyuasin, Askolani, menemui Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, pada Rabu sore (4/2/2026).
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengajukan usulan dukungan pengembangan Kawasan Transmigrasi Telang dan Kawasan Transmigrasi Karang Agung Ilir.
“Perlu adanya intervensi dari pemerintah pusat agar pengembangan kawasan transmigrasi dapat berjalan secara optimal,” ujar Bupati Askolani saat ditemui di luar ruang pertemuan.
Selain dalam rangka pemantapan Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun Anggaran 2026, usulan ini disampaikan dengan pertimbangan bahwa hampir seluruh lahan sawah di Kabupaten Banyuasin berada di kawasan transmigrasi. Kabupaten Banyuasin sendiri dikenal sebagai salah satu penghasil padi terbesar nasional. Hal ini menjadi bukti bahwa program transmigrasi mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat transmigran.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Banyuasin didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN Eng.; Kepala Bappeda Litbang, Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua; Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Mohd. Riyan A. S., ST., MM., IPM., ASEAN Eng.; serta Plt. Kepala Dinas Kominfo SP, Hj. Ida Bahagia, SH., MM. (Reliyadi)
































