Beranda Headline Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Gaspol Evakuasi Kapal

Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Gaspol Evakuasi Kapal

14
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) bergerak cepat menyiapkan skenario pelayaran aman bagi dua kapal tanker milik Pertamina yang sempat tertahan di kawasan Teluk Persia, menyusul dibukanya kembali jalur strategis Selat Hormuz oleh pemerintah Iran.

Langkah ini menjadi krusial di tengah meredanya ketegangan geopolitik kawasan, yang sebelumnya berdampak langsung pada lalu lintas energi global.

Pejabat Sementara Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan pihaknya kini dalam kondisi siaga penuh untuk memastikan kedua kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran.

“Kami melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan passage plan yang komprehensif agar kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Vega, Sabtu (18/4) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, strategi yang disiapkan mencakup penentuan rute aman, pemetaan risiko, optimalisasi navigasi elektronik, hingga penyusunan rencana kontingensi menghadapi potensi gangguan di lapangan.

Tak hanya itu, PIS juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri RI melalui jalur diplomatik, perusahaan asuransi, pemilik kargo, hingga otoritas maritim setempat guna memastikan seluruh aspek perizinan dan keamanan terpenuhi.

“Keselamatan awak kapal, keamanan armada, dan perlindungan muatan menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengumumkan pembukaan penuh jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata di Lebanon.

Kebijakan ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas distribusi energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur vital pengiriman minyak dunia.

Berdasarkan data pelacakan Vessel Finder, hingga pekan lalu dua kapal Pertamina masih berada di kawasan Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terpantau di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi, sementara Gamsunoro berada di perairan Dubai, Uni Emirat Arab.

Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, percepatan mobilisasi kapal menjadi langkah strategis untuk menjaga kelancaran rantai pasok energi Indonesia. (Ant/**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini