PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penyerahan bantuan satu unit ambulans untuk masyarakat Desa Betung 1 dari PT BPOP di Balai Desa Betung 1, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (23/4/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.
Menurut Herman Deru, jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah, baik dari kabupaten maupun provinsi, tentu tidak akan cukup untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat.
“Kalau kita hanya mengandalkan dana pemerintah, tentu terbatas. Baik anggaran bupati maupun gubernur memiliki keterbatasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki jaringan dengan berbagai perusahaan besar yang beroperasi di Sumatera Selatan. Melalui jaringan tersebut, perusahaan didorong untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Herman Deru mencontohkan, perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Sumsel tetap memiliki tanggung jawab sosial, meskipun lokasi operasionalnya berada di kabupaten yang berbeda.
“Saya ingatkan perusahaan-perusahaan agar membantu melalui CSR. Selama mereka beroperasi di Sumatera Selatan, sudah sepatutnya ikut berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan dan para donatur yang telah memberikan bantuan ambulans kepada warga Desa Betung 1.
“Kita doakan agar perusahaannya terus maju dan dapat terus berbagi kepada masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menekankan agar ambulans yang diberikan tidak hanya digunakan untuk warga setempat, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.
Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan kendaraan agar ambulans selalu dalam kondisi siap pakai dan dapat digunakan kapan saja.
“Ambulans harus dirawat dengan baik. Pastikan sopirnya siap, oli dan ban diperiksa, serta operasionalnya diperhatikan. Bisa dialokasikan dari dana desa,” tegasnya. (*)
































