Beranda Ogan Kemering Ilir Mupen On The Road, DPPKB OKI Sediahkan Layanan Penyuluhan KB Keliling Bagi...

Mupen On The Road, DPPKB OKI Sediahkan Layanan Penyuluhan KB Keliling Bagi Masyarakat

3
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – DPPKB Kabupaten OKI bersama Penyuluh KB Kecamatan SP Padang melakukan Penyuluhan KB menggunkan MUPEN (mobil Unit Penerangan) Keliling di wilayah Kecamatan SP Padang.

Koorlab KB Balai Penyuluhan KB Kecamatan SP Padang, Triana Kegiatan Rosa, Am.Keb, mengatakan bahwa keberadaan Mupen sendiri merupakan hal yang sangat penting sebagai sarana pendukung sosialisasi program kepada masyarakat.

“Tujuan dari penyuluhan KB keliling menggunakan MUPEN, khususnya dalam konteks program kependudukan dan KB (Bangga Kencana), adalah untuk melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) secara langsung kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil atau wilayah yang sulit di jangkau” ujar Ana. Kamis (23/04/2026).

Ana melanjutkan, bahwa penyebaran Informasi terkait KB, Menggerakkan Program Bangga Kencana serta keberadaan Mupen ini sendiri menjadi sarana operasional untuk sosialisasi program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

“Manfaat utama bagi masyarakat mendapatkan edukasi melalui Mobil Unit Penerangan (MUPEN), khususnya terkait Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), adalah meningkatnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan kesejahteraan keluarga. Edukasi ini bermanfaat langsung ke masyarakat, untuk mempermudah akses informasi penting khususnya terkait KB” jelas Ana.

Sementara itu ditempat yang terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKI, Zulfikar, S.Sos,.MM mengatakan, bahwa pelayanan KB memang salah satu elemen yang sangat krusial dalam merencanakan dan membangun keluarga guna mengendalikan pertumbuhan populasi, menjaga kesehatan reproduksi, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan generasi yang lebih berkualitas.

Oleh sebab itu, program KB harus selalu digalakkan dengan melakukan edukasi dan sosialisasi agar tingkat kesadaran masyarakat terus meningkat.

Berada di bawah naungan program kerja BKKBN tentunya upaya ini memerlukan kerjasama lintas sektoral guna memaksimalkan hasil yang ingin di raih. Kolaborasi tenaga kesehatan, organisasi non-pemerintah, dan pihak swasta mutlak diperlukan terutama sarana pendukung seperti Mupen untuk menyediakan layanan informasi, edukasi KB yang mudah di akses semua lapisan masyarakat.

“Oleh sebab itu, kolaborasi dan peran serta seperti yang dilakukan hari ini oleh Balai Penyuluhan KB Kecamatan SP Padang menjadi kerjasama yang baik untuk memberikan layanan dan mengkampanyekan informasi kepada masyarakat secara lebih luas sampai ke pelosok” tegas Zul.

Kepada masyarakat, Zulfikar berharap mereka mempergunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Seperti kata pepatah ”tak kenal maka tak sayang ”, oleh sebab itu jangan malu untuk bertanya, berkonsultasi kepada petugas mengenai produk program yang ada agar layanan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan,” harap Zul.

Jika merunut efektifitas ujar Kepala DPPKB OKI, program KB dan layanan kesehatan yang tepat juga akan berdampak positif terhadap pencegahan stunting.

“Seperti kita ketahui, stunting akan menyebabkan gangguan perkembangan kognitif anak dan kesehatan lainnya yang akan menghambat tumbuh kembang anak. Pada akhirnya hal tersebut akan mempengaruhi kualitas generasi di masa akan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat”jelas Zul.

Pemerintah Kabupaten OKI sendiri telah berupaya melakukan penanganan secara komprehensif seperti peningkatan gizi ibu hamil dan menyusui, melaksanakan gerakan makan ikan (Gemarikan), gerakan minum susu (Gerimis ) serta pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, pengelolaan sanitasi serta penyediaan akses air bersih.

“Pemkab OKI melalui program pak Bupati terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat, terutama masalah kesehatan ibu dan anak dengan berbagai inovasi program yang telah dilaksanakan selama ini, karena masalah stunting tetap menjadi fokus semua pihak baik pemerintah pusat hingga daerah-daerah tidak terkecuali di Kabupaten OKI ini sendiri” pungkas Zul. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini