PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Sebanyak 2.557 lowongan pekerjaan disiapkan dalam Job Fair Sumatera Selatan (Sumsel) 2026. Angka tersebut menjadi salah satu capaian menonjol dalam setahun kepemimpinan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel, Indra Bangsawan, sekaligus melampaui jumlah lowongan pada dua penyelenggaraan sebelumnya.
Melibatkan 28 perusahaan lokal dan multinasional, Job Fair Sumsel 2026 menjadi upaya pemerintah provinsi memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 4-5 November 2026, di Atrium PS Mall Palembang.
Bursa kerja tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sumsel Herman Deru yang meminta Disnakertrans memperluas kesempatan kerja melalui kolaborasi langsung antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat pencari kerja.
Lampaui Capaian Dua Tahun Sebelumnya
Dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, jumlah lowongan dalam Job Fair Sumsel 2026 menunjukkan peningkatan.
Pada 2024, Disnakertrans Sumsel menyediakan sekitar 2.500 lowongan pekerjaan dengan melibatkan 34 perusahaan dari berbagai sektor, mulai perkebunan, pabrik, rumah sakit hingga perhotelan.
Kemudian pada 2025, kegiatan serupa melibatkan 35 lembaga dan perusahaan dengan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan. Bursa kerja tersebut berlangsung pada 6-7 Agustus 2025 di Atrium PS Mall Palembang.
Sementara pada 2026, sebanyak 2.557 posisi ditawarkan oleh 28 perusahaan. Berdasarkan jumlah lowongan yang dipublikasikan, capaian tahun ini melampaui dua penyelenggaraan sebelumnya dan menjadi yang terbesar dalam tiga tahun terakhir.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu catatan kinerja Disnakertrans Sumsel di bawah kepemimpinan Indra Bangsawan. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan ribuan peluang kerja tersebut benar-benar dapat diakses dan berujung pada penempatan tenaga kerja.
Tindak Lanjut Arahan Gubernur
Indra Bangsawan mengatakan, Job Fair Sumsel 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap peluang pekerjaan.
Karena itu, Disnakertrans Sumsel terus membangun kolaborasi dengan dunia usaha dan industri agar kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja dapat dipertemukan dengan kompetensi para pencari kerja.
“Job Fair ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membuka akses kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. Kami berharap lowongan yang tersedia bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para pencari kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, 2.557 lowongan yang tersedia mencakup berbagai bidang pekerjaan, mulai administrasi, keuangan, sumber daya manusia, pemasaran, penjualan, pelayanan pelanggan hingga posisi manajerial.
Kesempatan tersebut terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk lulusan baru yang ingin memulai karier maupun tenaga kerja berpengalaman yang sedang mencari peluang pekerjaan baru.
Indra juga mengingatkan para pencari kerja agar mempersiapkan dokumen lamaran, daftar riwayat hidup (CV), serta persyaratan lainnya sebelum mendatangi lokasi kegiatan.
“Kami mengingatkan para pencari kerja agar mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan dan menyesuaikan lamaran dengan kualifikasi perusahaan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” jelasnya.
Penyerapan Tenaga Kerja Jadi Ukuran
Indra berharap Job Fair Sumsel 2026 tidak berhenti pada penyediaan ribuan informasi lowongan, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja di Sumsel.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari banyaknya posisi yang ditawarkan, melainkan juga jumlah pencari kerja yang berhasil lolos seleksi dan memperoleh pekerjaan.
“Harapan kami, kegiatan ini benar-benar memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Pemerintah, perusahaan dan masyarakat harus bersama-sama mengambil bagian dalam mengurangi pengangguran,” tandasnya.
Job Fair Sumsel 2026 mengusung tema “Menghubungkan Talenta, Memperluas Peluang, Mewujudkan Tenaga Kerja Sumatera Selatan yang Berdaya Saing”.
Masyarakat dapat mengunjungi kegiatan tersebut pada 4-5 November 2026 di Atrium PS Mall Palembang. (**)


































