Beranda Ogan Kemering Ilir Hari AIDS Sedunia 2025: Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV

Hari AIDS Sedunia 2025: Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV

88
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 menjadi kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat solidaritas, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat.

Pimpinan Puskesmas Awal Terusan, Meta, S.Kep,Ners,.M.Kes, menjelaskan bahwa pengendalian HIV AIDS dibutuhkan perjuangan kuat melawan Virus HIV, melawan Stigma, melawan diskriminasi.

Ia juga menyampaikan Para penggiat pengendalian dan pencegahan HIV AIDS di OKI dan Tenaga Kesehatan tetap semangat mendorong Penthahelik memberikan dukungan pada ODHIv (Orang Dengan HIV) agar meningkatkan kesehatan dirinya dan tidak menularkan pada orang lain.

“Dengan semangat tersebutlah yang nantinya akan membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi ODHIv khusus yang menyangkut dengan permasalahan kesehatan” ujar Meta. Senin (01/12/2025).

Terkait Peringatan Hari AIDS sedunia lebih lanjut ia menjelaskan bahwa hari tersebut diperingati masyarakat di seluruh dunia yang pada Tahun 2025 ini mengusung Tema Global : “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” sedangkan Tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV ”.

Tema itu menegaskan pentingnya kebangkitan dan perubahan menyeluruh dalam menghadapi berbagai tantangan yang menghambat pencapaian target Ending AIDS 2030.

“Selain itu khusus Indonesia tema ini mengingatkan kita semua bahwa perjalanan menuju Indonesia bebas AIDS bukan hanya tentang upaya medis, tetapi juga tentang keberlanjutan layanan, komitmen bersama sama,” kata Meta.

Ia pun mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat pada momen penting untuk selalu bersama memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan HIV dan AIDS yang ada.

“Melalui semangat Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV, mari bersama-sama mewujudkan Indonesia tanpa stigma, diskriminasi, dan infeksi baru HIV” harap Meta.

Kegiatan peringatan hari AIDS sedunia yang dilaksanakan di Puskesmas Awal Terusan ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi seluruh elemen, pemerintah, masyarakat, komunitas, dan relawan untuk memperkuat langkah-langkah pengendalian HIV AIDS. Selain itu juga memastikan layanan tetap berjalan, serta memberikan dukungan yang manusiawi dan berkesinambungan bagi semua yang terdampak.

“Pengendalian HIV AIDS tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan komitmen bersama, dan Puskesmas Awal Terusan akan selalu siap akan hal itu” tegas Meta.

Ia pun kembali menekankan sinergi lintas sektor dalam upaya penanggulangan masalah HIV dan AIDS seperti adanya peran dari masyarakat dan stakeholder lainnya untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS nenuju Ending AIDS Tahun 2030 di Kabupaten OKI.

“Mari Bersama hadapi perubahan dan berkontribusi menjaga keberlanjutan untuk mengurangi stigma dan diskriminasi serta mencegah munculnya infeksi baru serta terjadinya kematian akibat AIDS” tutup Meta.

Di era desentralisasi ini peran serta dari semua elemen masyarakat tak terkecuali para penggiat HIV AIDS tidak dapat dielakkan lagi dalam ikut membangun kabupaten OKI sebagai Kabupaten yang sejahtera dan bahagia warganya. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini