OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Jajaran Pengurus Tim Pengerak PKK Kabupaten OKI yang di Ketuai Hj. Ike Meilina Muchendi melakukan Supervisi Pelaporan Evaluasi Monitoring (SPEM) yang disambut Pengurus Tim Penggerak PKK Desa Penyandingan Kecamatan SP Padang yang juga dihadiri seluruh jajaran dan OPD Pemkab OKI, Pengurus PKK Kecamatan SP Padang, Unsur Tripika SP Padang serta seluruh Pemerintah Desa dalam wilayah Kecamatan SP Padang.
Kedatangan Ketua TP. PKK OKI, Hj. Ike Meilina Muchendi, SE,.M.Si yang didampingi langsung oleh Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, disambut dengan antusias oleh seluruh undangan dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya ketua pelaksana kegiatan sekaligus ketua TP. PKK Desa Penyandingan, Dena Pusparaga, S.Pd, menyampaikan menyampaikan kondisi umum Desa Penyandingan dan ucapan terimakasih kepada Ketua TP. PKK OKI.
“Masyarakat Desa Penyandingan sudah sangat merindukan kehadiran bapak Bupati dan Ketua TP. PKK OKI dan Alhamdulillah pada hari ini dapat terwujud kami atas nama seluruh masyarakat desa Penyandingan mengucapkan terimakasih yang telah mempercayai kami sebagai tuan rumah kegiatan kunker ini” ungkap Dena.
Sementara itu Camat SP Padang, Indra Husin,.S.Sos,.M.Si ditempat yang sama mengatakan bahwa kehadiran Bupati dan Ketua TP PKK OKI ini adalah suatu kehormatan bagi seluruh masyarakat Kecamatan SP Padang.
“Bak Pungguk Merindukan Bulan, Pepatah itulah yang selama ini dirasakan oleh seluruh masyarakat atas kerinduan terhadap Pak Bupati beserta Ketua TP. PKK dan hari ini Alhamdulillah kerinduan tersebut dapat terobati dan ini adalah sebuah kehormatan bagi Kecamatan SP Padang” kata Indra.
Sementara itu Ny. Hj Ike Meilina Muchendi, dalam sambutannya menyebutkan SPEM kali ini juga merupakan program rutin tahunan Tim Penggerak PKK Kabupaten yang turun melakukan penilaian di berbagai Kecamatan dalam wilayah Kabupaten OKI sekaligus melihat sejauh mana peran aktif pengurus PKK serta memberi arahan dan solusi atas permasalahan atau kendala yang dihadapi oleh PKK Kecamatan atau desa baik mengenai data, kesekretariatan maupun pembukuan serta tugas ditiap kelompok kerja I,II,III dan IV.
“Ini adalah agenda tahunan yang rutin kita laksanakan, yaitu kita melihat langsung keaktifan dan menilai kinerja tim PKK yang ada baik PKK Kecamatan maupun yang ada di Desa terutama yang berkaitan dengan data yang disajikan atau dilaporkan dan setiap data harus valid, benar dan bagus serta bisa dipertanggungjawabkan.” ujar Hj. Ike. Selasa (21/10/2025).
Ketua TP-PKK Kabupaten OKI memandang kegiatan SPEM ini tak hanya sekadar seremonial saja, tapi juga sebagai sarana untuk merefleksikan capaian sekaligus menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Juga menjadi semangat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga sehat, tangguh, dan berdaya saing di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Hj. Ike Meilina Muchendi, menyampaikan 5 Fokus Program Strategis Pemerintah yang harus dilaksanakan oleh TP. PKK dan menyatakan bahwa TP-PKK perlu menyusun dan melaksanakan program kerja yang komprehensif dan berkelanjutan.
Setiap program juga harus dirancang secara terintegrasi antar bidang, agar mampu saling mendukung dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam lingkup pemberdayaan keluarga.
“Misalnya, program peningkatan gizi keluarga perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan ekonomi. Sehingga, ketahanan pangan keluargapun juga terjaga secara berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, TP-PKK didorong untuk semakin aktif mendukung dan menggalakkan pemberian makanan bergizi kepada balita, ibu hamil, dan lansia. Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mencegah stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional maupun daerah.
“Kader PKK harus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat, hal ini untuk menunjang tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” tegas Ike.
Fokus selanjutnya adalah peningkatan kompetensi dan kapasitas kader PKK dalam menggerakkan keluarga. TP-PKK dituntut untuk terus beradaptasi dan memperkuat peran sebagai motor penggerak perubahan sosial melalui berbagai pelatihan, pendampingan, dan inovasi program berbasis kebutuhan keluarga.
Hj. Ike Meilina juga menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis antara TP-PKK dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi masyarakat. Sebab menurutnya, dengan membangun kemitraan yang kuat, PKK akan lebih efektif dalam menjalankan program serta memperluas jangkauan dan kebermanfaatannya di tengah masyarakat.
“PKK tidak bisa berkerja sendiri. Makanya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat luas,” imbuhnya.
Dalam era digital yang terus berkembang, PKK juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Teknologi dapat menjadi alat penting dalam meningkatkan efektivitas program, memperluas jangkauan edukasi, serta membangun jejaring komunikasi dan pertukaran praktik terbaik antar kader di berbagai daerah.
“Saya berharap kelima fokus tadi dapat dilakukan oleh TP-PKK disemua jenjang. Baik di di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, Kelurahan, serta seluruh kader PKK dan Dasawisma,” tutup Hj. Ike Meilina Muchendi.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki yang menitipkan pesan yang penuh makna dan juga penuh motivasi kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat.
“Pada Kesempatan yang baik yang merupakan momen silaturahmi bagi kita semua, saya hanya menitipkan 3 pesan kepada kita semua, khususnya kepada para kader PKK yang merupakan bagian penting yang tak terpisahkan dalam pembangunan” terang Bupati Muchendi.
Ada pun 3 pesan dari Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki tersebut adalah:
1. Meminta para kader PKK khususnya Ibu-ibu bisa menjadi peran pengganti peran bapak-bapak, sebab menurutnya bapak-bapak masih banyak mempunyai kekurangan, dan disitulah peran ibu-ibu untuk menutupi kekuranganya tadi, seperti kegiatan Kunker ini yang dihadiri ibu-ibu menggantikan bapak-bapak dalam momen silaturahmi ini.
2. PKK harus menggalakan program pekarangan lestari, dan setiap desa sudah mempunyai kapasitas tersebut, Bupati juga ingin kedepannya dengan adanya pekarangan lestari ini dapat menghemat anggaran biaya rumah tangga, dengan menghidupkan pekarangan lestari dan Bupati OKI juga berharap Gerakan pangan menanam tersebut dapat dilakukan sesuai kemampuan saja dan semua itu ada dipundak PKK sebagai motor penggerak pangan lestari.
3. Bupati juga menghimbau bahwa Di Dinas dan OPD ada program pemberdayaan UMKM, untuk itu dirinya meminta kepada seluruh PKK dan Pemerintah Desa untuk memasukan usulan tersebut, Bupati juga menginginkan UMKM yg potensial dan insyAllah kedepan akan di support dari segi keuangan dan akan dilakukan pendampingan oleh Pemkab OKI.
“Dalam kesempatan ini juga kami himbau kepada seluruh OPD, untuk menginventisir setiap masukan dan usulan dari masyarakat dan desa pada setiap kali kegiatan kunjungan , sehingga apa yang menjadi kekurangan ataupun keluhan yang datang dari masyarakat dapat ditindak lanjuti, walaupun tidak dapat direalisasikan dalam waktu dekat, minimal kita sudah ada datanya untuk ditindaklanjuti dimasa yang akan datang, dan kami meminta kepada para kades jangan pernah bosan untuk mengingatkan kami sesuai kebutuhan di desa masing-masing tadi” tegas Bupati Muchendi.
Bupati OKI H. Muchendi pun memberikan gambaran dan proyeksi tantangan pembangunan kedepan yang cukup sulit mengingat masih adanya efisiensi terhadap transfer anggaran.
“Kedepan tantangan kita cukup berat tepatnya pada tahun 2026 nanti akan adanya pemotongan 241 Milyar dana transfer dari pusat, dan ada juga pemotongan dana desa 35 Milyar, otomatis hal ini akan berimbas bagi pembangunan yang ada, dengan adanya dana selama ini pun belum tentu bisa memenuhi segala keinginan masyarakat apalagi dengan kondisi yang akan datang, akan tetapi kita haruslah tetap optimistis dan jangan mematahkan semangat kita untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat, Pilihlah pembangunan yang berskala prioritas di desa untuk didahulukan pembangunannya” pungkas Bupati Muchendi.
Sebelum acara ditutup diadakan pemberian bermacam bantuan bagi berbagai kategori dari masyarakat, organisasi dan pertanian. Serta juga dalam kegiatan ini sendiri disediakan layanan langsung bagi masyarakat mulai dari layanan Capil, KB, Cek Kesehatan dan masih banyak lagi lainnya yang dampaknya sangat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Hingga berakhirnya kegiatan ini berjalan dengan sukses dan lancar tanpa adanya hambatan. (Hendri)


































