Beranda Headline Pemetaan Udara, Strategi Baru Hadapi Karhutla OKI

Pemetaan Udara, Strategi Baru Hadapi Karhutla OKI

34
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Pemetaan wilayah dari udara menjadi salah satu strategi Satgas Karhutla Polda Sumatera Selatan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Langkah ini dilakukan untuk memetakan kondisi lapangan, menentukan penempatan pos operasional, serta memperkuat efektivitas pergerakan personel dalam penanganan karhutla, Rabu (21/10).

Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., bersama Komandan Resimen 1 Gegana Pasukan Brimob Korps Brimob Polri Kombes Pol Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., turun langsung melakukan survei pemetaan udara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Karhutla Polda Sumsel dalam memetakan kondisi wilayah dan merancang penempatan pos lapangan agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara lebih terarah.

Hasil survei udara kemudian ditindaklanjuti melalui konsolidasi teknis di Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, OKI. Konsolidasi ini difokuskan pada penyelarasan strategi serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, sinergi lintas satuan menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan kesiapsiagaan dan koordinasi berkelanjutan.

Menurut dia, pemetaan wilayah dan konsolidasi teknis diharapkan dapat membantu menentukan langkah penanganan yang tepat sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran.

Selain efektivitas operasi, keselamatan personel juga menjadi perhatian utama. Perencanaan yang matang, koordinasi antarsatuan, serta informasi kondisi lapangan diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Melalui survei udara dan konsolidasi tersebut, Polres OKI bersama unsur Brimob dan jajaran terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di OKI.

Upaya ini diharapkan tidak hanya mempercepat koordinasi dan mobilisasi personel, tetapi juga mendukung perlindungan masyarakat serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini