BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang–Betung kembali menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Hal ini terlihat dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Rapat dipimpin oleh Deputi IV Kantor Staf Presiden Mayjen TNI (Purn) Kasuri, serta dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Edward Candra, M.H., Sekda Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU, ASEAN Eng mewakili Bupati Banyuasin, dan sejumlah perwakilan instansi vertikal, termasuk kejaksaan dan kepolisian.
Fokus pembahasan diarahkan pada progres konstruksi, pengadaan tanah, serta sejumlah kendala lapangan yang masih menghambat percepatan proyek.
Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mendukung kelancaran pembangunan tol yang termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
“Kami hadir memenuhi undangan KSP bersama instansi terkait. Fokus utama adalah percepatan pembangunan tol Palembang–Betung, khususnya pada aspek pengadaan tanah yang masih berproses,” ujarnya.
Menurut Erwin, masih ada satu seksi yang terkendala akibat klaim masyarakat terkait sengketa kepemilikan lahan. Untuk itu, KSP meminta seluruh pihak memfasilitasi penyelesaian secepat mungkin agar tol Palembang–Betung bisa selesai sesuai target dan fungsional pada Maret 2026.
“Termasuk dermaga milik Dinas Perhubungan yang berada di seksi tersebut. Kami sudah berdiskusi dengan pihak Hutama Karya (HK) agar dermaga itu dipindahkan dan diganti dengan lahan serta bangunan baru,” tambahnya.
Ia berharap proyek ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat. “Diharapkan semua pihak dapat berkolaborasi mendorong percepatan. Tol ini akan sangat berdampak pada mobilitas dan perekonomian masyarakat Sumsel,” kata Erwin.
Deputi IV KSP, Mayjen TNI (Purn) Kasuri, juga menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat. “KSP sangat mendorong percepatan pembangunan tol ini. Semakin cepat beroperasi, semakin cepat pula masyarakat Sumsel merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Tol Palembang–Betung merupakan bagian penting dari jaringan JTTS yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional. Kehadirannya diharapkan memperlancar arus logistik, mengurangi kepadatan jalur arteri, serta menjadi penghubung vital dari Palembang menuju berbagai wilayah di Sumsel, Jambi, hingga Lampung.
Rapat tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Mulyanto, Kepala Dinas Perkimtan Riyan A. Saputra, Kepala Kantor Pertanahan Banyuasin, Kabag Pemerintahan Pujianto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.


































