Beranda Headline Pertemuan Level CEO Dunia, Sinyal Baru Arus Investasi ke Indonesia

Pertemuan Level CEO Dunia, Sinyal Baru Arus Investasi ke Indonesia

63
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Presiden Prabowo Subianto bertemu langsung dengan 12 pimpinan perusahaan investasi terbesar dunia dalam forum strategis di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan investasi global dan mendorong masuknya modal besar ke Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyebut 12 perusahaan yang hadir mengelola total aset sekitar 16 triliun dolar AS atau setara sekitar Rp270 kuadriliun.

Menurut Rosan, pertemuan berlangsung hampir dua jam dan membahas arah kebijakan ekonomi Indonesia, stabilitas politik, serta strategi peningkatan daya saing investasi nasional.

Para investor juga menyampaikan sejumlah catatan penting, mulai dari konsistensi regulasi, kepastian hukum, penguatan pasar modal, hingga mitigasi berbagai risiko investasi.

Sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus kerja sama antara lain teknologi, energi terbarukan, infrastruktur, real estat, ekonomi digital, dan pengembangan kewirausahaan.

“Diskusinya sangat produktif,” ujar Rosan.

Ia menilai selama ini perusahaan investasi global berskala raksasa belum tergarap optimal di Indonesia. Kehadiran Danantara diharapkan menjadi mitra lokal yang memberikan kepastian sekaligus meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal, baik di dalam negeri maupun ekspansi bersama ke pasar internasional.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menambahkan minat investor global untuk berkolaborasi terus meningkat. Bahkan, beberapa di antaranya mulai menjajaki pembukaan kantor perwakilan di Indonesia.

Ia mengungkapkan pembahasan sudah mengarah pada kemitraan konkret, namun detail kerja sama akan diumumkan pada waktu yang tepat.

Pertemuan tersebut dihadiri pimpinan perusahaan dari berbagai pusat keuangan dunia seperti Los Angeles, New York, London, hingga Eropa.

Meski tidak merinci seluruh perusahaan yang hadir, Rosan dan Pandu mengungkap sebagian investor yang terlibat memiliki kepemilikan mayoritas di klub olahraga elite seperti Chelsea, Los Angeles Lakers, dan Los Angeles Dodgers.

Investor tersebut bahkan menyatakan minat membawa klub olahraga tersebut ke Indonesia untuk kegiatan kolaborasi dan pertandingan.

Selain itu, salah satu investor yang hadir juga merupakan pemodal besar di perusahaan riset kecerdasan artifisial terkemuka, OpenAI. Pembahasan turut menyinggung potensi pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi berbagai sektor di Indonesia.

Presiden Prabowo, kata Rosan, mengapresiasi kehadiran langsung para CEO dan pimpinan tertinggi perusahaan global tersebut. Menurutnya, kehadiran level pengambil keputusan tertinggi menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi Indonesia. (Inku/**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini