Beranda Ogan Kemering Ilir Program GENTING Diharapkan Percepat Penurunan Angka Stunting

Program GENTING Diharapkan Percepat Penurunan Angka Stunting

110
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Stunting masih menjadi isu prioritas nasional dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih. Pemerintah, melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), terus berupaya mewujudkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting, termasuk program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diluncurkan pada Desember lalu.

Triana Legita Rosa, AM. Keb, yang akrab dengan sapaan Ana selaku Koorlap KB Kecamatan SP Padang, menyampaikan bahwa pihaknya bertugas untuk mengawal dan melakukan intervensi pada keluarga berisiko stunting, bukan hanya menangani anak yang sudah mengalami stunting.

“Keluarga berisiko stunting adalah mereka yang memiliki satu atau lebih faktor risiko, seperti anak remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga anak usia di bawah lima tahun dari keluarga miskin, dengan pendidikan orang tua rendah, sanitasi buruk, serta akses air minum tidak layak,” jelas Ana. Jumat (27/06/2025).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam upaya percepatan penurunan stunting, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN telah mencanangkan berbagai program, mulai dari edukasi kesehatan reproduksi remaja hingga perencanaan keluarga melalui KB. Salah satu inovasi terbaru adalah program GENTING.

Ana menjelaskan bahwa GENTING hadir sebagai wadah bagi seluruh elemen masyarakat, baik dari sektor BUMN, BUMD, individu, komunitas, akademisi, maupun media, untuk berperan sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.

“Melalui GENTING, diharapkan anak-anak berisiko stunting mendapatkan bantuan gizi dan kesehatan, serta keluarga mereka memperoleh edukasi dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Program ini ditargetkan dapat menjangkau satu juta anak stunting di seluruh Indonesia dan ada beberapa bentuk bantuan dalam program GENTING antara lain:

1. Bantuan Nutrisi: Makanan bergizi siap santap dengan standar Rp 15.000 per hari untuk anak dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

2. Bantuan Non-Nutrisi: Perbaikan sanitasi dan rumah layak huni.

3. Bantuan Akses Air Bersih: Penyediaan sumber air bersih melalui pengeboran sumur, pipanisasi, atau teknologi pengolahan air.

4. Bantuan Edukasi: Penyuluhan bagi remaja, calon pengantin, ibu hamil, serta pelatihan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga.

“Program GENTING ini nantinya dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat pusat hingga daerah, melibatkan Tim Pengendali dan Tim Pengelola di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota” terang Ana.

Ana kembali menjelaskan terkait mekanisme pelaksanaannya meliputi:

1. Penyusunan perencanaan sasaran berdasarkan data KRS.

2. Koordinasi dengan Orang Tua Asuh (OTA) untuk penyaluran bantuan.

3. Penyaluran bantuan melalui BAZNAS atau mitra pengumpul donasi.

4. Distribusi bantuan kepada keluarga sasaran melalui Kampung KB, Tim Pendamping Keluarga, atau Tim DASHAT.

5. Monitoring dan pelaporan melalui Dashboard GENTING.

Ana pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten OKI khusus dalam wilayah Kecamatan SP Padang untuk bersama-sama menyukseskan program GENTING.

“Pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita semua. Melalui sinergi dari unsur pentahelix, pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media, kita bisa mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Mari bergotong royong untuk satu juta anak Indonesia bebas stunting,” pungkas Ana. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini