OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Reses yang digelar anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kadek Rudi Sagita, di Desa Suka Maju, Kepayang dan Tugu Mulyo, Kecamatan Lempuing, menjadi ruang terbuka bagi warga menyuarakan persoalan paling mendasar, yakni infrastruktur.
Dalam forum yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga dari sejumlah dusun itu, keluhan yang muncul hampir seragam—akses jalan rusak dan minim penerangan.
Tiga kebutuhan utama langsung mengemuka. Pertama, pengerasan jalan pada sejumlah ruas yang masih berupa tanah. Saat hujan turun, jalan berubah licin dan berlumpur, menghambat mobilitas warga, terutama petani.
Kedua, pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Minimnya penerangan pada malam hari dinilai meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus mengganggu rasa aman warga.
Ketiga, peningkatan kualitas jalan melalui cor beton di titik yang kerap tergenang air.
“Kami tidak minta yang muluk-muluk. Jalan saja dulu diperbaiki. Kalau hujan, motor sering jatuh. Anak sekolah juga susah lewat,” ujar salah seorang warga saat dialog.
Keluhan serupa disampaikan Reni yang menyoroti kondisi jalan gelap gulita saat malam. Ia berharap LPJU segera dipasang agar aktivitas warga lebih aman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kadek Rudi Sagita anggota DPRD dari partai PDIP menegaskan, seluruh usulan akan dicatat sebagai pokok pikiran DPRD untuk dibahas bersama organisasi perangkat daerah terkait.
Menurutnya, perbaikan jalan dan penerangan bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada keselamatan serta perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini menyangkut mobilitas dan produktivitas warga. Saya akan kawal agar masuk prioritas perencanaan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan proses penganggaran tetap harus melalui tahapan pembahasan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah. Namun, usulan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat, kata dia, layak diprioritaskan.
Aparatur desa berharap komunikasi antara pemerintah desa dan DPRD terus terjaga agar aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada tataran wacana.
Reses yang merupakan bagian dari masa sidang berjalan DPRD itu meninggalkan satu harapan besar bagi warga yakni tindak lanjut nyata. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan memperlancar akses pertanian, meningkatkan keselamatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. (*_*)


































