PALEMBANG, KITOUPDATE.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui mutasi, rotasi, dan rolling jabatan terhadap 12 pejabat Eselon II.
Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, pada Jumat, 16 Mei 2025.
Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mendukung percepatan realisasi program prioritas kota yang telah dicanangkan dalam visi dan misi kepemimpinan Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota.
Dalam pelantikan tersebut, Ratu Dewa menegaskan bahwa proses mutasi ini sudah melalui mekanisme sesuai dengan ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta lembaga terkait lainnya.
Ia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan lima program unggulan Pemkot Palembang, yang mencakup pembenahan infrastruktur kota, penataan lampu jalan, revitalisasi taman kota, dan pengelolaan fasilitas publik seperti kebun binatang, Pintu Kayu, serta penataan makam umum.
Wali Kota Ratu Dewa dalam sambutannya menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal lumrah dalam sistem pemerintahan.
“Jabatan adalah amanah. Ia bisa menjadi anugerah untuk berbuat kebaikan, bisa pula menjadi bencana jika disalahgunakan. Karena itu saya minta semua pejabat yang dilantik hari ini bekerja dengan amanah dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ratu Dewa juga menyoroti peran strategis pejabat asisten yang menurutnya tidak boleh dipandang sebelah mata oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh urusan administrasi dan surat-menyurat harus diketahui dan dikoordinasikan oleh para asisten, mengingat mereka memegang peranan penting dalam sistem birokrasi.
Selain pelantikan pejabat baru, Pemkot Palembang juga mengumumkan pengisian jabatan yang masih kosong seperti Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan dilakukan melalui seleksi terbuka dalam waktu dekat.
Untuk sementara, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP dijabat oleh Harrison yang merupakan Sekretaris Satpol PP, sementara Plt Dinas PUPR diisi oleh Ahmad Mustain, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Langkah rotasi ini menjadi bentuk komitmen Wali Kota Palembang untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan selaras dengan target pembangunan kota.
Sejumlah program yang ditekankan dalam pidato Wali Kota termasuk pengelolaan sampah, pengurangan genangan air, serta revitalisasi ruang publik, menjadi fokus utama pada masa jabatan ini.
Dengan adanya penyegaran pejabat ini, Pemkot Palembang berharap dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik dan membawa dampak signifikan terhadap perbaikan wajah kota. Pelantikan ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang profesional, responsif, dan berintegritas tinggi.
Berikut daftar lengkap 12 pejabat Eselon II yang dimutasi dan dilantik dalam kesempatan tersebut:
- Ahmad Bastari – dari Kepala Dinas PUPR menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
- Korlena – menjabat sebagai Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang.
- Riza Pahlevi – dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi.
- Rudi Indawan – menjadi Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang.
- Edwin Effendi – menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang.
- Ahmad Zazuli – sebagai Kepala Dinas Perindustrian.
- Ichsanul Akmal – dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
- Agus Rizal – menjadi Kepala Dinas Sosial.
- Alex Ferdinandus – sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
- Altur Febriansyah – dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
- Albert Midianto – menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
- Herly Kurniawan – menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.


































