BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Dalam upaya memperluas Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH., bersama Anggota Komisi IV DPR RI Hj. Kartika Sandra Desi, SH., MM., Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) RI Dr. Tornanda Saifulah, SE., MM., Ak., C., SFA, serta Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais, SM., menyalurkan bantuan makanan berbahan dasar ikan kepada masyarakat di Halaman Kantor Camat Talang Kelapa, Banyuasin, Sabtu (14/6).
Bantuan ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang berisiko mengalami stunting, dengan pengantaran langsung ke rumah-rumah warga penerima.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah dengan potensi sumber daya perikanan dan kelautan terbesar di Provinsi Sumatera Selatan. Wilayah Banyuasin memiliki luas 12.262,75 km², yang terdiri dari sekitar 80% perairan dan 20% daratan.
“Banyuasin merupakan penghasil utama produk perikanan di Sumatera Selatan. Pada tahun 2024, produksi perikanan mencapai 108.812 ton, terdiri dari 62.470,68 ton perikanan tangkap dan 45.658,32 ton dari perikanan budidaya,” jelasnya.
Melihat potensi yang besar ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Perikanan mengembangkan program Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak). Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. (Sangkut/Dwi Amalia)


































