OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Literasi dan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Tingkat Daerah Kabupaten OKI Tahun 2025.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP) Kabupaten OKI, Mauliddini, S.KM,.M.Si menyebut, Bimtek tersebut diselenggarakan selama satu hari dengan peserta dari berbagai kecamatan khususnya petugas perpustakaan yang ada di desa.
“Bimtek ini bertujuan untuk meningkatan literasi dan kapasitas tenaga keperpustakaan dan pustakawan tingkat daerah Kabupaten OKI tahun 2005 agar menjadi lebih baik dan berkualitas,” ujar Mauliddini.
Ia pun melanjutkan, kegiatan bimtek tersebut sudah mengena kepada sasarannya. Yaitu mencerdaskan masyarakat luas melalui pengelolaan Perpustakaan Desa sebagai penyedia akses informasi masyarakat desa.
“Memang sangat diperlukan peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan itu sendiri. Sehingga pengelolaan perpustakaan yang ada di seluruh desa di Kabupaten OKI dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tegas Mauliddini.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pengelola perpustakaan agar dapat menyiapkan perpustakaan menjadi tempat yang menarik dan nyaman, dilengkapi dengan buku-buku bacaan yang menarik.
”Pengelola perpustakaan yang ramah tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Sehingga dengan kinerja yang baik akan mampu menarik minat baca masyarakat, khususnya kaum milenial” harap Maulidini.
Kepala Dinas DKP OKI pun berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti Bimtek ini agar dapat mengimplementasikan dan mentransferkan ilmu yang telah di dapat, sehingga manajemen pengelolaan Perpustakaan dapat berjalan dengan baik.
“Semoga ilmu yang telah didapat pada Bimtek hari ini dapat diimplementasikan dengan baik oleh pustkawan dan pengelola perpustakaan khususnya yang ada di desa, karena dengan tata kelola yang baik tentu saja akan bernilai guna yang baik pula bagi kehidupan masyarakat” tutup Mauliddini. (Hendri)


































