Beranda Ogan Ilir Diduga Stok Obat Kosong dan Diperjualbelikan, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Tanjung...

Diduga Stok Obat Kosong dan Diperjualbelikan, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Tanjung Raja

88
0

OGAN ILIR, KITOUPDATE.COM – Keluarga pasien berinisial S mengeluhkan pelayanan di Puskesmas Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Mereka menduga persediaan obat di puskesmas tersebut kosong dan bahkan bisa diperjualbelikan oleh oknum petugas.

Keluhan tersebut disampaikan oleh suami pasien, D, warga setempat, yang menceritakan pengalaman saat membawa istrinya berobat karena mengeluh sakit perut dan sesak napas pada malam hari.

“Istri saya jam 12 malam mengeluh sakit perut dan dadanya terasa sesak. Saya khawatir. Ditemani besan saya, kami langsung bawa ke Puskesmas Tanjung Raja malam itu juga,” ujar D kepada media, Jumat (25/7/2025).

Setibanya di ruang UGD, D mengaku terkejut saat salah satu perawat mengatakan bahwa obat yang dibutuhkan telah habis. Namun, perawat tersebut kemudian menawarkan obat yang disebut “milik orang lain” dengan harga tertentu.

“Perawat bilang, ‘Obatnya habis, Pak. Kalau mau beli, ada, tapi punya orang lain.’ Lalu saya bilang, saya ada uang,” ujar D menirukan percakapannya dengan oknum perawat.

Menurut D, saat itu perawat tidak memberikan resep resmi untuk membeli obat di luar, melainkan langsung menawarkan pembelian secara pribadi.

“Tidak ada resep yang diberikan. Hanya ditanya, mau beli atau tidak. Dan obat itu diambil dari dalam puskesmas, bukan dicari dari luar,” tambahnya.

D menduga obat yang dibelinya itu sebenarnya adalah stok puskesmas yang disembunyikan dan kemudian dijual oleh oknum tertentu. Ia mengaku hanya membeli satu jenis obat seharga Rp30.000, sementara obat lain tidak dikenakan biaya karena istrinya tercatat sebagai peserta BPJS.

“Sepertinya obat itu sengaja disembunyikan untuk dijual. Saya hanya beli satu macam obat dengan harga Rp30 ribu. Obat lain gratis karena istri saya pakai BPJS,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tanjung Raja, Henilia, SKM., MKM., belum bisa dimintai keterangan. Saat dikonfirmasi di kantor Puskesmas, Senin (28/7), staf Tata Usaha menyebut Henilia sedang menghadiri pertemuan di provinsi.

“Ibu sudah pergi, ada pertemuan di provinsi,” ujar staf tersebut singkat. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini