OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti cuaca ekstrem sepekan ke depan, termasuk di Pulau Sumatera Ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang.
Dinas Kesehatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten OKI, Iwan Setiawan,S.KM.,M.Kes, disela-sela peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten OKI juga mengimbau masyarakat menyiapkan ‘starter kit’ dan menjaga pola hidup sehat. Pola hidup bersih dan sehat tidak hanya soal higiene atau kebersihan lingkungan, tetapi juga memerhatikan asupan makanan.
“Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, rutin aktivitas fisik, jaga kebersihan diri dan lingkungan,” ujar Iwan. Rabu (12/11/2025).
Bila mengeluhkan gejala batuk, Iwan mengimbau pemakaian masker agar menekan risiko penularan. Di tengah cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi, kasus influenza juga dilaporkan meningkat.
Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi influenza rutin, untuk setidaknya menerima suntikan satu kali dalam setahun. Terlebih, bagi mereka yang masuk kelompok berisiko tinggi.
“Apabila diperlukan, dapat melakukan vaksinasi influenza setahun sekali, khususnya bagi pelaku perjalanan dan masyarakat kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan, lansia, ibu hamil, dan individu dengan penyakit kronis,” harap Iwan.
“Meskipun vaksin influenza tahunan belum menjadi bagian dari program imunisasi rutin nasional di Indonesia, namun tetap direkomendasikan,” lanjut Iwan.
Saat keluhan dirasa tidak membaik, Iwan juga menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Seperti diketahui sebelumnya diberitakan, bahwa Pulau Sumatera termasuk wilayah yang menjadi perhatian, lantaran berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat di periode 10 sampai 12 November, bersama sebagian besar DKI, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara.
Hujan lebat disertai angin kencang juga masih akan terjadi di Sumatera hingga pekan berikutnya.
“Sejumlah besar wilayah di Indonesia seperti dalam pemberitaan seperti, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Banten juga dihantui potensi yang sama” jelas Iwan.
Sementara itu Kalaksa BPBD OKI, Listiadi Martin, S.Sos,.M.M, bahwa menjelaskan potensi cuaca ekstrem yang signifikan diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia sepanjang pekan ini.
Ada beberapa wilayah yang diperkirakan masuk status Siaga atau kondisi hujan lebat dan sangat lebat, yakni:
Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Sumatera Barat, NTB, Kaltim, Sulawesi Selatan, dan NTT.
“Untuk potensi angin kencang, BMKG memprediksi wilayah Banten, Bengkulu, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat menjadi area yang perlu diwaspadai, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan berimbas pula terjadi di Sumatera Selatan, untuk itu kita juga harus siap siaga menyikapi hal ini” beber Listiadi.
Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat OKI untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin dalam menyambut datangnya musim penghujan.
“Sedia payung sebelum hujan adalah pribahasa yang tepat untuk kondisi saat ini, dengan banyak kemudahan informasi seperti sekarang ini khusus informasi dibidang cuaca, kita semua berharap dapat menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin guna menghindari terjadinya sesuatu hal yang tidak kita inginkan ketika datangnya musim penghujan ini” tandas Listiadi. (Hendri)



































