Beranda Ogan Kemering Ilir Perkuat Kedekatan Orang Tua dan Anak, Gerakan Ayah Ambil Rapor Digalakkan di...

Perkuat Kedekatan Orang Tua dan Anak, Gerakan Ayah Ambil Rapor Digalakkan di OKI

158
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pemkab OKI mengajak warga untuk menyukseskan gerakan ayah mengambil rapor anak sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembelajaran sang buah hati.

Program ini merupakan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI (Kemendukbangga).

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor: 14 Tahun 2025 Tanggal 1 Desember 2025 Tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) ke Sekolah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKI, Zulfikar, S.Sos,.MM mengatakan bahwa Kabupaten OKI sendiri berkomitmen menyukseskan gerakan ini.

“Untuk pelaksanaannya nanti menyesuaikan dengan jadwal pengambilan raport di sekolahnya masing-masing masing-masing,” kata Zulfikar, Selasa (16/12/2025).

Zulfikar juga menyampaikan gerakan ini merupakan usaha untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak sejak dini. Dimana dalam hasil pemutakhiran keluarga tahun 2025, didapati bahwa dari empat keluarga yang memiliki anak di Indonesia mengalami kondisi fatherless.

“Sehingga dalam program ini ayah mengambil rapor tercipta kedekatan kenyamanan dan kesiapan anak menjalani belajar,” ungkap Kadis DPPKB.

Ia juga menyakini bahwa masyarakat akan menyambut baik gerakan tersebut. Ia menilai keterlibatan ayah dalam pengambilan rapor anak merupakan hal baru yang perlu terus dikampanyekan.

“Selama ini biasanya dilakukan oleh ibu. Karena itu, gerakan ini sangat bagus dan perlu terus disosialisasikan, sehingga masyarakat menjadi paham bahwa orang tua mempunyai peran yang sama besarnya bagi perkembangan anak” jelasnya.

Kadis DPPKB OKI pun menambahkan, bahwa dengan gerakan ini juga akan terbangun sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga. Sehingga pendidikan anak dapat berjalan lebih optimal, ayah juga bisa ikut secara langsung tahu anaknya. Baik dalam proses belajar nilai rapot, juga suport terhadap anak lebih sunguh-sunguh sekolah.

“Gerakan ayah mengambil rapot itu juga bertujuan untuk menepis isu fatherless, isu minimnya peran ayah dalam mendorong anak untuk aktif dan berprestasi di bidang pendidikan. Karena kehadiran ayah memiliki pengaruh besar, terhadap perkembangan karakter dan motivasi belajar anak.”tegasnya.

Ia pun berharap Sasaran kedepan dan seterusnya, Ayah bisa menjadi trigger atau pemicu bagi para orang tua. Untuk lebih aktif, lebih peduli, dan lebih giat terlibat dalam pendidikan anak-anaknya. Juga secara tidak langsung perkembangan anak, serta nilai raport bisa tahu.

“Setelah aksi ini tentu saja anak-anak siswa di Sekolah akan memasuki masa rehat yang panjang kami juga tidak lupa menghimbau kepada para siswa agar memanfaatkan masa libur sekolah, dengan kegiatan yang produktif dan positif. Diharapkan tidak hanya menghabiskan waktu libur tanpa arah, tetapi mengisinya dengan aktivitas yang bermanfaat bagi pengembangan diri. Dan gunakan waktu untuk produktif dan positif, serta jalin hubungan yang baik dengan kedua orang tua.”pungkasnya. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini