OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pemerintah terus memperkuat pengelolaan Dana Desa pada Tahun Anggaran 2026 melalui langkah monitoring dan evaluasi secara ketat guna memastikan pemanfaatannya semakin tepat sasaran dan efektif.
Tenaga Ahli P3MD Kabupaten OKI, Irawadi, S.Pd, menyatakan bahwa dalam implementasinya, pemerintah melakukan penajaman penggunaan Dana Desa, termasuk efisiensi pada alokasi Dana Desa non-prioritas. Terhadap alokasi Dana Desa yang belum memiliki peruntukan jelas, dilakukan penyesuaian agar penggunaannya lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat desa.
“Pemerintah juga menegaskan kembali ketentuan negative list Dana Desa, yakni larangan penggunaan dana untuk pembayaran honorarium, perjalanan dinas, serta pembangunan kantor. Ketentuan tersebut terus dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Dana Desa” ujar Irawadi. Sabtu (10/01/2026)
Ia melanjutkan, selain itu, Kementerian Desa juga melakukan koordinasi dengan Kejaksaan dalam rangka memantau penggunaan Dana Desa.
“Sinergi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan desa” jelas Irawadi.
Ia menambahkan memasuki periode 2025–2026, arah kebijakan Dana Desa akan semakin dipertajam. Sebagian besar Dana Desa akan difokuskan untuk pembangunan KDMP yang memiliki nilai manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa.
“Program tersebut nantinya akan dipantau secara langsung oleh pemerintah pusat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya dan nantinya akan ada Juknis yang telah dipersiapkan pemerintah terkait pengelolaan dan pelaksanaan program tersebut” tegas Irawadi.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap Dana Desa tidak hanya mendorong pembangunan fisik, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.
“kami semua menyakini banyak nilai positif yang terkandung didalamnya atas kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, tidak hanya kebermanfaatan dalam jangka waktu pendek akan tetapi prospek dan progres manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat dalam jangka panjang” pungkas Irawadi. (Hendri)



































