Beranda Banyuasin Pengendalian Inflasi, Bupati Banyuasin Ungkap 12 Gerakan Bersama Masyarakat

Pengendalian Inflasi, Bupati Banyuasin Ungkap 12 Gerakan Bersama Masyarakat

50
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera Selatan resmi disublaunching di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, Rabu (11/02/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan, menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), serta mengantisipasi risiko curah hujan ekstrem.

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, menegaskan bahwa Gerakan Mandiri Pangan terus dilaksanakan secara konsisten di Kabupaten Banyuasin. Ia menyampaikan, berbagai langkah pengendalian inflasi telah dilakukan sejak awal kepemimpinannya.

“Di Kabupaten Banyuasin, seluruh gerakan yang bertujuan menekan inflasi sudah kami jalankan sejak awal masa kepemimpinan,” ujar Askolani.

Sejumlah program yang telah dilaksanakan antara lain Gertas (Gerakan Tanam Sayur), pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan, Gerbang Tobaru (Gerakan Tanam Obat, Rempah-rempah dan Umbi), pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Pulawan Buweh (Kampung Buah) melalui penanaman buah-buahan guna meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat, Gemar Tugas (Gerakan Memelihara Ternak Unggas) melalui bantuan ternak untuk ketahanan pangan rumah tangga, serta Gerbang Perak (Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat) guna meningkatkan budidaya ikan.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kesejahteraan petani, khususnya terkait harga gabah.

“Satu harapan saya sebagai Bupati Banyuasin kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, agar harga gabah yang saat ini Rp6.500 per kilogram dapat meningkat menjadi Rp7.000 per kilogram sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH, menegaskan bahwa penunjukan Kabupaten Banyuasin sebagai lokasi panen dalam rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi daerah tersebut dalam sektor pertanian dan pengendalian inflasi. (Reliyadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini