Beranda Ogan Kemering Ilir Perdana di OKI, Kadinkes OKI Apresiasi Inovasi Rumah Teras TB Puskesmas SP...

Perdana di OKI, Kadinkes OKI Apresiasi Inovasi Rumah Teras TB Puskesmas SP Padang

262
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Di Indonesia, TBC masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat paling serius. Berdasarkan Global TB Report 2024, Indonesia menempati posisi kedua dunia dalam beban kasus TBC setelah India.

Berbagai upaya, khususnya oleh Puskesmas diberbagai wilayah di Indonesia, terus dilakukan dengan meluncurkan inovasi program sebagai langkah strategis untuk mempercepat eliminasi TBC. Hal tersebut juga dilaksanakan oleh Puskesmas SP Padang, Sabtu (14/2/2026), melaksanakan launching Rumah Teras TB.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iwan Setiawan SKM M.Kes beserta jajarannya, Camat SP Padang Indra Husin S.Sos M.Si, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan SP Padang Hamdani SH, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Puskesmas SP Padang Aprillina Sri Suartini SKM menyampaikan, bahwa Rumah Teras TB merupakan rumah terapi atau sanatorium tuberkulosis yang dirancang sebagai rumah perawatan terpadu bagi pasien TB.

“Konsep ini tidak hanya berfokus pada pemberian obat, tetapi juga pada terapi komprehensif yang mencakup edukasi, pemantauan kepatuhan minum obat, dukungan psikososial, penguatan gizi, serta pengawasan lingkungan agar proses penyembuhan berjalan optimal,” ujar Aprillina.

Lebih lanjut, Kepala Puskesmas SP Padang menegaskan tujuan dibangunnya Rumah Teras TB adalah:

  • Meningkatkan keberhasilan pengobatan TB hingga tuntas.
  • Mencegah penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
  • Mengurangi stigma terhadap penderita TB.
  • Memberikan pendampingan yang lebih intensif melalui sistem perawatan terpadu.

“Kita berharap dengan adanya Rumah Teras di Puskesmas SP Padang ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, yaitu terciptanya lingkungan yang lebih sehat, meningkatnya kesadaran deteksi dini, serta berkurangnya risiko penularan dan komplikasi akibat TB,” terang Aprillina.

Kepala Puskesmas SP Padang melanjutkan, TB merupakan penyakit nasional yang menjadi perhatian serius pemerintah. Di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, upaya penanggulangan TB terus diperkuat melalui berbagai strategi inovatif.

Ia berharap Rumah Teras TB yang ada di Puskesmas SP Padang ini dapat menjadi model percontohan (role model) bagi dunia kesehatan di Kabupaten OKI dalam penanganan TB, khususnya melalui pendekatan rumah perawatan terpadu seperti yang diterapkan di wilayah SP Padang.

“Harapan kami, inovasi ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat diikuti dan direplikasi oleh puskesmas lain, sehingga upaya eliminasi TB dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” harap Aprillina.

Tidak lupa, pada kesempatan ini ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program tersebut.

“Mari kita hilangkan stigma, dorong pemeriksaan dini, dukung pasien agar patuh berobat, serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Penanganan TB bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Aprillina.

Sementara itu, Camat SP Padang Indra Husin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten OKI melalui Puskesmas SP Padang yang telah peduli terhadap kesehatan masyarakat SP Padang, khususnya terkait permasalahan TB.

“Selamat datang di Kecamatan SP Padang kami ucapkan kepada Kepala Dinas Kesehatan OKI, dan kami mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di kecamatan ini. Ini merupakan langkah inovasi yang sangat luar biasa yang telah dilakukan oleh Puskesmas SP Padang dalam usaha eliminasi TB,” ungkap Indra.

Menurutnya, TB masih menjadi permasalahan serius dan merupakan isu strategis yang terus menjadi perbincangan bahkan dalam skala nasional.

“TB memang sudah menjadi problem nasional hingga saat ini. Bukan pada penanganannya, akan tetapi lebih kepada kesadaran masyarakat yang masih kurang. Karena itu stigma bagi pasien TB masih ada dan ini harus menjadi perhatian kita bersama,” harap Indra.

Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan SP Padang akan selalu siap mendukung kebijakan pemerintah dalam usaha eliminasi TB di Indonesia.

“TB adalah masalah kita bersama. Hal ini perlu perhatian dari kita semua, dan kami pada hari ini menegaskan bahwa Kecamatan SP Padang siap bersinergi dan mendukung setiap program penanganan TB yang ada,” tegas Indra.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI H. Iwan Setiawan dalam sambutannya menyampaikan data skala nasional bahwa diperkirakan terdapat 1.090.000 kasus TBC dan 125.000 kematian setiap tahun, yang berarti sekitar 14 kematian setiap jamnya pada tahun 2024.

“Pada tahun 2024 ditemukan sekitar 885 ribu kasus TBC, dengan distribusi yang menunjukkan bahwa 496 ribu kasus terjadi pada laki-laki, 359 ribu pada perempuan, serta 135 ribu kasus pada anak-anak usia 0–14 tahun. Statistik ini menegaskan urgensi bagi kita semua dalam peningkatan upaya pencegahan dan pengobatan di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten OKI,” jelas Iwan.

Lebih lanjut, Kadinkes OKI menjelaskan bahwa sebagai respons terhadap epidemi TBC, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2021.

“Kebijakan ini mengusung strategi penanggulangan TBC yang komprehensif, mulai dari penguatan komitmen pemerintah di semua tingkatan hingga peningkatan akses layanan kesehatan yang berkualitas,” jelas Iwan.

Selain itu, menurutnya optimalisasi promosi kesehatan dan pencegahan melalui pemberian pengobatan preventif serta pengendalian infeksi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam penanganan TB.

“Inovasi riset dan pemanfaatan teknologi dalam skrining, diagnosis, dan tatalaksana TBC juga diintegrasikan untuk mempercepat eliminasi penyakit ini. Untuk itu kami berharap peran aktif dan sinergi yang baik dari semua komunitas serta kolaborasi multisektor untuk memastikan program ini berjalan optimal, sekaligus memperkuat manajemen program melalui sistem kesehatan yang lebih terintegrasi,” tegas Iwan.

Terkait launching Rumah Teras yang telah dilaksanakan oleh Puskesmas SP Padang, Kadinkes OKI sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas inovasi tersebut.

“Alhamdulillah, ini merupakan usaha dan inovasi terbaik saat ini dan merupakan yang pertama di Kabupaten OKI. Tentu hal ini sangat membanggakan bagi dunia kesehatan di Kabupaten OKI dan selaras pula dengan program prioritas Bupati melalui program kesehatan,” tegas Iwan.

Ia pun berharap langkah positif ini dapat menjadi contoh teladan bagi puskesmas lainnya di Kabupaten OKI untuk ditiru.

“Ini merupakan role model bagi puskesmas lainnya. Mereka harus lebih banyak belajar dari Puskesmas SP Padang yang telah berhasil melakukan inovasi penting bagi dunia kesehatan di Kabupaten OKI dan menjadikannya motivasi dalam peningkatan layanan kesehatan di wilayah kerja masing-masing,” harap Iwan.

Kadinkes OKI pun berjanji akan selalu mendukung segala kebutuhan dalam pengoperasian Rumah Teras di Puskesmas SP Padang ke depannya.

“Kita akan berkolaborasi dengan semua pihak, seperti Baznas OKI, pemerintah kecamatan, bahkan masyarakat. Segala kekurangan nantinya akan kita usahakan semaksimal mungkin pemenuhan kebutuhannya dalam pengoperasian Rumah Teras di Puskesmas SP Padang,” terang Iwan.

Akhirnya, ia berharap peran serta semua pihak untuk mendukung usaha eliminasi TB di Indonesia, khususnya kasus TB di Kabupaten OKI.

“Tidak ada kata penyakit kutukan. TB merupakan penyakit yang bisa disembuhkan. Oleh karena itu mari bersama-sama kita hapus stigma buruk terhadap pasien TB. Mereka berhak hidup dan diperlakukan dengan layak, mereka berhak bangkit, dan mereka berhak sembuh. Semua itu ada di pundak kita bersama, karena TB adalah masalah universal dan merupakan tanggung jawab kita semua untuk memanusiakan manusia, khususnya bagi pasien TB yang ada,” pungkas Iwan.

Secara resmi acara dilaksanakan, kegiatan pun dilanjutkan dengan peresmian gedung, peninjauan fasilitas, serta pemberian cendera mata dari Bupati OKI bagi pasien TB. Rangkaian kegiatan Launching Rumah Teras Puskesmas SP Padang pun ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini