Beranda Hukum & Kriminal Skandal KUR BSI Terkuak, Kejari OKI Periksa Puluhan Petani Tambak

Skandal KUR BSI Terkuak, Kejari OKI Periksa Puluhan Petani Tambak

75
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir terus (Kejari OKI) memperdalam penyidikan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Syariah Indonesia melalui unit BSI KCP Tulang Bawang.

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bahkan melakukan langkah proaktif dengan mendatangi langsung para petani tambak udang di Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Rabu (25/2/2026).

Sekitar 30 petani diperiksa secara maraton di balai desa setempat. Pemeriksaan lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidsus, Parit Purnomo.

Menurut Parit, langkah jemput bola dilakukan agar proses hukum tetap berjalan tanpa hambatan geografis.

“Keberadaan kami di sini untuk memastikan akses keadilan tidak terhalang jarak. Negara hadir guna memulihkan hak para petani tambak yang diduga menjadi korban penyimpangan pembiayaan,” ujarnya.

Penyidik kini mendalami dugaan pelanggaran prosedur dalam penyaluran kredit yang terjadi pada periode 2022–2023. Indikasi awal menunjukkan adanya mekanisme pembiayaan yang tidak sesuai dengan aturan perbankan.

“Dari pencermatan sementara, terdapat prosedur yang ditabrak dan tidak sejalan dengan ketentuan perbankan yang berlaku,” katanya.

Dengan pemeriksaan langsung di lokasi, jaksa berharap memperoleh alat bukti yang lebih kuat untuk memperkokoh konstruksi hukum perkara tersebut. Penyidikan pun diperkirakan terus berkembang seiring bertambahnya keterangan saksi dan dokumen pendukung.

Kejari menegaskan komitmennya menuntaskan perkara ini secara transparan dan profesional, sekaligus memberi pesan tegas bahwa praktik korupsi di sektor pembiayaan rakyat tidak akan ditoleransi.

“Target kami jelas, mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab. Tidak ada kompromi terhadap penyelewengan yang merugikan keuangan negara dan masyarakat kecil,” pungkas Parit. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini