OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Refly, S.Sos,.MM, menyampaikan pesan khusus kepada para siswa menjelang masa libur dan mudik Lebaran tahun 2026 ini.
Kadisdik OKI menegaskan bahwa periode tersebut bukan sekadar waktu libur panjang, melainkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran di luar lingkungan sekolah.
“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tidak menggunakan istilah “libur sekolah” dalam periode tersebut. Waktu tersebut lebih tepat disebut dan sebaiknya digunakan oleh setiap siswa sebagai proses pembelajaran yang berlangsung di luar sekolah” ujar Refly. Selasa (17/03/2026).
Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kata libur dalam hal belajar, justru menurutnya momen pulang kampung atau mudik dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan secara langsung di tengah keluarga dan masyarakat.
“Dengan adanya Interaksi sosial dimulai dengan kerabat, tetangga, serta lingkungan tempat asal orang tua dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan hal tersebutlah sebaiknya dimanfaatkan untuk memperkaya pembelajaran siswa diluar sekolah” tegas Refly.
Selain itu, Kadisdik juga tidak lupa menitipkan pesan kepada para siswa untuk menerapkan nilai 3R selama berada di kampung halaman. Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para pelajar dalam memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat selama masa pembelajaran di luar sekolah.
“Kegiatan selama mudik bisa menjadi sarana belajar tentang budaya, tradisi keluarga, hingga nilai kebersamaan yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas. Oleh karena itu, kami mengajak para siswa untuk tetap menjaga semangat belajar meskipun tidak berada di lingkungan sekolah” pungkas Refly.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap masa mudik Lebaran dapat menjadi pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa di seluruh Indonesia.(Hendri)



































