Beranda PALI Tanam Padi Serentak, PALI Garap 500 Hektare

Tanam Padi Serentak, PALI Garap 500 Hektare

31
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ambil bagian dalam gerakan tanam padi serentak nasional seluas 50.000 hektare yang digelar di 27 provinsi, Kamis (30/4/2026). Di PALI, kegiatan dipusatkan di lahan “Sabah”, Dusun III Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.50 WIB hingga 12.10 WIB ini berjalan aman dan kondusif dengan pengamanan dari Polsek Tanah Abang dan Babinsa Koramil Pendopo Talang Ubi.

Kepala Dinas Pertanian PALI, Ahmad Jhoni, SP., MM, menegaskan gerakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

“Tanam padi serentak ini menjadi upaya konkret meningkatkan produksi pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan,” ujarnya.

Staf Ahli Bupati PALI Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan, Kamriadi, S.Pd., M.Si, yang mewakili Bupati, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program tersebut.

“Ini bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Perwakilan Kementerian Pertanian RI, Dr. Inneke Kusuma Wati, STP., MP, menambahkan program ini merupakan strategi nasional untuk memperkuat cadangan pangan dan mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, SH, SIK, MIK, melalui Kabag SDM Kompol Sutrisman, SH, MM, memastikan pengamanan kegiatan berjalan optimal.

“Kami bersama TNI menjamin kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Di PALI, total lahan yang ditanami mencapai 500 hektare, tersebar di Kecamatan Abab dan Tanah Abang. Rinciannya meliputi Desa Pengabuan Timur 300 hektare, Desa Tanah Abang Selatan 35 hektare, Desa Curup 50 hektare, Desa Modong 50 hektare, Desa Sedupi 50 hektare, dan Desa Harapan Jaya 15 hektare.

Kegiatan ini menggunakan varietas unggul Inpari 32 yang dikenal berproduktivitas tinggi. Selain diikuti langsung di lapangan, kegiatan juga terhubung secara virtual dengan Sekjen Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Suwandi, M.Si, bersama sejumlah kepala daerah di Indonesia.

Gerakan ini turut melibatkan unsur TNI-Polri, penyuluh pertanian, masyarakat, dan insan pers sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini