PALI, KITOUPDATE.COM – Hampir tiga bulan berlalu sejak rumah milik Ayu Wandira di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, terbakar pada 12 April 2026. Namun hingga kini, terduga pelaku yang disebut merupakan mantan suaminya, Febri Siswanto, belum berhasil diamankan.
Kondisi itu memicu kekecewaan mendalam dari keluarga korban. Saat mendatangi Rumah Singgah Aktivis (RSA), Jumat (10/7/2026), mereka meminta Kapolres PALI turun tangan agar penanganan perkara tersebut segera menemui titik terang.
Dengan mata berkaca-kaca, keluarga korban menunjukkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor STTLP/32/IV/2026/SPKT/Polsek Penukal/Polres PALI/Polda Sumsel sebagai bukti bahwa kasus tersebut telah dilaporkan sejak hari kejadian.
“Kami hanya meminta keadilan. Sudah berbulan-bulan kami menunggu, tetapi pelaku belum juga ditangkap. Tolong, Pak Kapolres, segera tindak lanjuti laporan kami,” ujar perwakilan keluarga dalam rekaman video yang diterima KITOUPDATE.COM.
Berdasarkan laporan polisi, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Terduga pelaku diduga membakar rumah korban karena motif sakit hati setelah perceraian.
Dalam laporan tersebut disebutkan terduga pelaku diduga masuk ke rumah menggunakan kunci cadangan saat kondisi rumah kosong, lalu membakar kasur di salah satu kamar hingga api menjalar dan menghanguskan bangunan. Kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Hingga kini, keluarga mengaku masih mempertanyakan perkembangan penanganan perkara karena terduga pelaku belum berhasil ditangkap.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Penukal, IPDA Muhammad Jeki, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
“Kami masih melakukan pengejaran dan terus menggali informasi. Sudah dua kali dilakukan upaya penangkapan, namun belum berhasil,” kata Jeki saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, polisi sempat memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku di wilayah Simpang Betung, Abab hingga Tanah Abang. Namun saat dilakukan pencarian, hasilnya masih nihil.
“Bahkan sebelumnya kami juga sempat melakukan upaya penangkapan saat pelaku diduga hendak kembali membakar rumah korban. Namun ketika petugas tiba di lokasi, yang bersangkutan sudah melarikan diri. Kami meminta waktu karena pengejaran masih terus dilakukan,” pungkasnya. (Anies)



































