Beranda Ogan Kemering Ilir Rakor Bulanan Kades se-Kecamatan SP Padang Digelar

Rakor Bulanan Kades se-Kecamatan SP Padang Digelar

44
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Kecamatan SP Padang kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang menjadi wadah utama penyatuan langkah antara pemerintah kecamatan dan seluruh desa di wilayahnya. Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Camat SP Padang ini terasa sangat istimewa karena dihadiri secara langsung oleh unsur Muspika Kecamatan, jajaran pemimpin desa hingga tenaga pendamping yang bekerja di lapangan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat SP Padang Indra Husin, S.Sos., M.Si., Kapolsek SP Padang Iptu Darlansyah, SH., Danramil 402/03 SP Padang Kapten CKE Kurniawan, Ketua Forum Kepala Desa SP Padang Hamdani, SH, seluruh Kepala Desa beserta perangkat desa, Pendamping Desa, serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kecamatan SP Padang. Rapat ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keterbukaan guna membahas berbagai isu strategis serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dalam arahannya sebagai pemimpin wilayah, Camat SP Padang Indra Husin, S.Sos., M.Si. menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi prioritas kerja bersama mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa, pelaksanaan program Sekolah Rakyat, realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026.

– Penanganan Karhutla Difokuskan di Tiga Desa Rawan

Mengenai isu kebakaran hutan dan lahan yang selalu menjadi perhatian utama setiap memasuki musim kemarau, Camat Indra menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah yang memiliki potensi risiko tinggi. Untuk tahun ini, penanganan dan pengawasan akan difokuskan secara khusus pada tiga desa yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tertinggi, yaitu Desa Pematang Buluran, Desa Ulak Jeremun, dan Desa Belanti.

“Kami meminta pemerintah desa di ketiga wilayah tersebut untuk lebih waspada, membentuk tim siaga cepat, dan menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Pencegahan adalah langkah terbaik daripada harus memadamkan api yang sudah menyebar luas,” tegas Indra.

– Capaian PBB Naik 5 Persen, Sistem Penagihan Berubah Menjadi “Jemput Bola”

Salah satu capaian yang menggembirakan disampaikan dalam rapat tersebut adalah perkembangan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan. Camat Indra melaporkan bahwa persentase pembayaran PBB di wilayah Kecamatan SP Padang mengalami peningkatan signifikan sebesar 5 persen dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut tidak lepas dari perubahan pola pelayanan dalam penagihan pajak. Jika sebelumnya petugas dari desa yang mendatangi rumah warga satu per satu, kini sistemnya diubah menjadi pemerintah kecamatan yang melakukan pendekatan secara langsung dan terpadu, atau dikenal dengan istilah sistem “jemput bola”. Langkah ini dinilai lebih efektif, mempermudah masyarakat, sekaligus menjaga transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah di tingkat desa dan kecamatan.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa membayar pajak itu adalah kewajiban sekaligus pelayanan yang kami berikan kemudahannya. Dengan pendekatan yang lebih ramah, kesadaran masyarakat untuk membayar pun semakin meningkat,” harapnya.

– Sekolah Rakyat dan Persiapan Kemerdekaan

Menyentuh program pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu melalui Sekolah Rakyat, Camat Indra menyatakan bahwa pemerintah kecamatan akan memfasilitasi proses pelepasan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya. Ia pun meminta kepada setiap Kepala Desa untuk turut serta memberikan dukungan dan berkontribusi, baik berupa tenaga, pemikiran maupun bantuan sarana prasarana agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sementara itu terkait dengan persiapan peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2026, Camat Indra menjelaskan bahwa pembahasan dalam rakor ini baru sebatas pembukaan penyusunan rencana. Nantinya akan ada pertemuan lanjutan untuk merancang susunan acara, pembagian tugas, serta bentuk kegiatan yang akan menampilkan kebersamaan dan kreativitas masyarakat di seluruh desa se-Kecamatan SP Padang.

– Sinergi Muspika Kunci Keberhasilan Pembangunan

Danramil 402/03 SP Padang, Kapten CKE Kurniawan dalam kesempatan berbicara menyampaikan bahwa penanggulangan karhutla tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Ia meminta agar upaya pencegahan dan pengendalian keamanan di desa-desa yang sudah ada terus ditingkatkan dan diaktifkan kembali.

“Hal ini juga berkaitan erat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar suasana tetap aman dan kondusif” jelas Kurniawan.

Hal senada disampaikan oleh Kapolsek SP Padang yang baru menjabat, Iptu Darlansyah, SH. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan dan pelayanan sangat bergantung pada kekuatan sinergi antar semua pihak.

“Polsek SP Padang siap mendukung sepenuhnya seluruh program yang dicanangkan oleh pemerintah kecamatan dan desa. Selanjutnya kami akan terus menjalin silaturahmi untuk lebih mengenal karakteristik wilayah, adat istiadat serta kearifan lokal yang ada di Kecamatan SP Padang agar pelayanan kami bisa lebih tepat sasaran,” tutup Darlansyah.

Rakor ditutup dengan diskusi tanya jawab antara Kepala Desa dengan pimpinan kecamatan dan unsur Muspika untuk menyamakan persepsi serta mencari solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan, guna mewujudkan pelayanan yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini