Beranda Ogan Kemering Ilir DKP OKI Laksanakan Pendataan Perpustakaan di SDN 1 dan 2 Desa Batu...

DKP OKI Laksanakan Pendataan Perpustakaan di SDN 1 dan 2 Desa Batu Ampar

55
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Guna meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah sekaligus memperkokoh peran literasi di lingkungan pendidikan dasar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali melaksanakan kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Perpustakaan yang menyasar berbagai satuan pendidikan Sekolah Dasar hingga ke pelosok desa.

Kali ini, tim DKP OKI mengunjungi dua satuan pendidikan di Desa Batu Ampar, yakni SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Batu Ampar. Rombongan dipimpin langsung oleh Ima Agnesia, S.IP selaku Pustakawan Ahli Pertama, didampingi Rifa’i dari bagian Administrasi Perkantoran.

Kegiatan ini dirancang untuk meninjau secara langsung kondisi riil perpustakaan sekolah, meliputi aspek pengelolaan koleksi bahan pustaka, kelengkapan administrasi layanan, penataan tata ruang, hingga tingkat pemanfaatan buku dan sumber bacaan lainnya oleh peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan bagi para pengelola perpustakaan sekolah agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

Selain memberikan bimbingan teknis, tim DKP OKI juga melaksanakan pendataan sekaligus pemutakhiran data Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). Langkah ini sangat krusial untuk memastikan seluruh perpustakaan sekolah di wilayah OKI tercatat secara resmi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Dengan status resmi tersebut, sekolah berhak memperoleh akses pembinaan, bimbingan teknis, serta peluang pengembangan sarana dan penambahan koleksi dari pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan pendampingan mendalam mengenai tata cara penataan koleksi yang rapi dan sistematis, pencatatan inventaris bahan pustaka, serta pentingnya menghadirkan inovasi layanan yang menarik minat siswa. Pembinaan juga menekankan agar perpustakaan tidak hanya menjadi gudang penyimpanan buku, melainkan bertransformasi menjadi pusat kegiatan belajar yang menyenangkan dan mampu menumbuhkan budaya gemar membaca sejak dini.

Ima Agnesia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang akan terus digulirkan DKP OKI guna menjamin seluruh perpustakaan sekolah dikelola sesuai standar nasional dan memberikan manfaat maksimal bagi proses pembelajaran.

“Kami berharap melalui pembinaan ini, perpustakaan sekolah mampu berfungsi bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai ruang inspiratif yang mendorong anak-anak gemar membaca,” ujar Ima saat ditemui di lokasi kegiatan, Senin (20/07/2026).

Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendampingi seluruh satuan pendidikan. Langkah ini, kata dia, selaras dengan arahan Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki yang menekankan pentingnya keberadaan perpustakaan baik di lingkungan sekolah maupun desa-desa guna memperkuat peran literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini.

Hal senada disampaikan Rifa’i yang menekankan bahwa pendataan adalah fondasi utama penyusunan program pembinaan yang tepat sasaran.

“Pendataan menjadi dasar bagi kami untuk mengetahui kondisi riil perpustakaan sekolah. Dengan data yang lengkap dan akurat, DKP dapat memberikan pembinaan yang lebih terarah dan membantu sekolah meningkatkan kualitas layanan baca,” jelas Rifa’i.

Ia berharap SDN 1 dan SDN 2 Batu Ampar dapat memaksimalkan keberadaan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman, aktif, dan menarik.

“Semakin baik layanan perpustakaan, semakin besar kontribusinya terhadap perkembangan minat baca siswa,” tambah Rifa’i.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 2 Batu Ampar, Lusi, S.Pd, menyambut baik kedatangan tim DKP meskipun sekolahnya hingga saat ini belum memiliki fasilitas ruang perpustakaan yang memadai.

“Terima kasih atas pembinaan ini, tentu saja informasi yang kami terima sangat bermanfaat bagi kami selaku pendidik. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujar Lusi.

Terkait keterbatasan fasilitas, ia pun menyampaikan harapan agar pihak sekolah dapat memperoleh dukungan untuk mewujudkan ruang perpustakaan yang layak melalui bantuan Pemerintah Kabupaten OKI maupun pihak terkait lainnya.

“Perpustakaan adalah sarana belajar yang sangat penting. Besar harapan kami agar mimpi siswa-siswi untuk memiliki akses bacaan yang lengkap segera terwujud,” tutupnya.

Kedepannya, kegiatan pembinaan, monitoring, dan evaluasi ini akan dilanjutkan secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di seluruh wilayah OKI. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen DKP OKI dalam memastikan layanan literasi berjalan optimal, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan dunia pendidikan di daerah. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini