Beranda PALI Tanah Abang Gaspol 2026: Jemput Bola hingga Bidik Wisata Lamban Libat

Tanah Abang Gaspol 2026: Jemput Bola hingga Bidik Wisata Lamban Libat

47
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menyiapkan sejumlah terobosan untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sepanjang 2026.

Di bawah kepemimpinan Camat Tanah Abang Dadang Afriyandi, SH., M.Si., program kecamatan diarahkan tidak hanya pada peningkatan pelayanan administrasi, tetapi juga menyasar persoalan sosial, pemberdayaan UMKM, keamanan wilayah hingga pengembangan potensi wisata.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pelayanan administrasi kependudukan dengan sistem jemput bola. Melalui program ini, petugas kecamatan akan turun langsung ke desa-desa untuk membantu masyarakat mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Dadang mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memangkas jarak pelayanan sekaligus menghemat waktu dan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.

“Tahun 2026 ini, kami menerapkan sistem pelayanan langsung jemput bola ke desa-desa. Petugas kecamatan akan turun langsung untuk menyelesaikan dokumen administrasi penduduk warga Tanah Abang, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menguras waktu dan biaya untuk datang ke kantor camat,” ujar Dadang, Jumat (7/8/2026).

Tekan Pernikahan Dini dan Stunting

Di sektor sosial, Kecamatan Tanah Abang menempatkan pencegahan pernikahan dini dan penurunan angka stunting sebagai salah satu prioritas utama.

Menurut Dadang, dua persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, keluarga hingga seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Penurunan stunting dan pencegahan pernikahan dini membutuhkan kerja kolektif,” katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi tersebut penting untuk memastikan Tanah Abang mampu menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.

UMKM Didorong, Ekonomi Warga Diperkuat

Dari sisi ekonomi, Kecamatan Tanah Abang juga mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta pemberdayaan pelaku UMKM.

Kecamatan juga akan menggandeng organisasi kepemudaan dan instansi terkait, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM PALI, untuk menggelar berbagai kegiatan kreatif yang dapat menjadi ruang promosi produk lokal.

Program tersebut melanjutkan kegiatan sebelumnya, salah satunya gelaran “Sehari Bersama Sahabat Istimewa” yang melibatkan Karang Taruna.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait, seperti Dinkopumkm PALI, untuk menciptakan event-event kreatif berkelanjutan sebagai wadah promosi produk lokal,” ujar Dadang.

Tak hanya UMKM, pemerintah kecamatan juga memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bantuan sosial di desa. Koordinasi dilakukan bersama 17 kepala desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

Kamtibmas Diperketat, Nongkrong Malam Jadi Perhatian

Stabilitas keamanan juga menjadi perhatian Kecamatan Tanah Abang. Bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Kapolsek dan Babinsa, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terus dilakukan.

Sidak malam hari menyasar sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami bersama Kapolsek dan Babinsa rutin melakukan inspeksi mendadak pada malam hari di lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul atau nongkrong anak-anak muda. Langkah preventif ini penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan menjaga kenyamanan warga,” tegas Dadang.

Bidik Wisata Lamban Libat

Dari berbagai program tersebut, ada satu target besar yang ingin diwujudkan Dadang, yakni pengembangan Wisata Lamban Libat di Kecamatan Tanah Abang.

Destinasi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi tempat wisata baru, tetapi juga mampu membuka ruang ekonomi bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Tanah Abang.

Bagi Dadang, pengembangan wisata merupakan bagian dari upaya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkenalkan potensi Kecamatan Tanah Abang kepada masyarakat lebih luas.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas serta mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

“Saya memohon dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Tanah Abang agar dapat ikut serta mendukung, menjaga kondusifitas, dan berpartisipasi aktif dalam setiap program pembangunan. Mari bersama-sama kita melangkah menuju PALI Maju dan menyongsong Indonesia Emas,” pungkasnya. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini