Beranda Ogan Kemering Ilir Oknum Satpol PP OKI Diduga Arogan Saat Amankan Gerak Jalan

Oknum Satpol PP OKI Diduga Arogan Saat Amankan Gerak Jalan

119
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Sikap seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berinisial R, menjadi sorotan saat melakukan pengamanan kegiatan gerak jalan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026).

Oknum tersebut diduga mengusir seorang warga yang hendak menyaksikan anaknya mengikuti gerak jalan di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI. Tak hanya mengusir, oknum R juga disebut sempat mengeluarkan kata-kata kasar dan menunjukkan sikap yang dinilai arogan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga tersebut datang ke sekitar lokasi untuk menyaksikan anaknya yang menjadi peserta gerak jalan. Saat berada di lokasi, oknum anggota Satpol PP berinisial R menghampiri dan meminta warga tersebut pergi.

Cara penyampaian oknum tersebut kemudian memicu keberatan. R disebut mencak-mencak, mengeluarkan kata-kata kasar hingga menunjukkan gestur tubuh yang dinilai intimidatif.

Bahkan, ketika anggota Satpol PP lainnya berupaya menenangkan situasi dengan pendekatan yang lebih lembut dan sopan, R disebut masih menunjukkan sikap keras.

Peristiwa tersebut pun menuai kritik karena petugas yang berada di lapangan seharusnya mampu mengedepankan pendekatan persuasif, humanis dan komunikatif dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Dia datang tiba-tiba langsung mengusir dan berkata kasar. Seharusnya anggota Satpol PP lebih mengutamakan pendekatan dialogis, humanis dan persuasif tanpa menggunakan kata-kata kasar,” ujar Ucu kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Ucu, kegiatan gerak jalan tersebut merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat.

“Ini kan pesta rakyat dan warga berhak menonton gerak jalan. Jangan hanya gara-gara ulah satu oknum, warga menjadi tidak nyaman menikmati pesta rakyat,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten OKI melalui Satpol PP maupun Inspektorat dapat memberikan pembinaan dan evaluasi terhadap anggota di lapangan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Petugas harus tegas, tetapi tetap profesional. Ketegasan tidak harus disampaikan dengan kata-kata kasar atau sikap arogan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar OKI, Hilwen, SH., M.Si., membenarkan bahwa oknum berinisial R merupakan anggota Satpol PP OKI yang ditugaskan melakukan pengamanan kegiatan gerak jalan tersebut.

“Ini akan menjadi atensi kami. Semoga ke depan tidak terulang lagi dan kami berkomitmen melakukan pendekatan secara humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas,” singkat Hilwen. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini