Beranda Headline Prabowo Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember

Prabowo Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember

39
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga Desember 2026. Perum Bulog memastikan stok dan jaringan distribusi siap untuk kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan bantuan pangan beras bagi alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

“Arahan Presiden menunjukkan keberpihakan dan perhatian yang sangat besar kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari sisi stok, Bulog sangat siap untuk kembali menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Oktober hingga Desember,” kata Rizal saat dihubungi di Jakarta, Selasa (8/9).

Keputusan melanjutkan bantuan pangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden mengarahkan agar program bantuan pangan beras terus dilanjutkan hingga akhir tahun.

“Salah satu program yang mendapat arahan Presiden untuk diteruskan adalah bantuan pangan beras. Arahan Bapak Presiden itu dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” ujar Airlangga.

Kebijakan tersebut disiapkan sebagai langkah untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, melindungi daya beli, sekaligus mengantisipasi berbagai risiko terhadap ketersediaan pangan, termasuk potensi fenomena El Nino.

Rizal menegaskan Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kesiapan tersebut didukung stok beras pemerintah yang saat ini mencapai lebih dari 4 juta ton. Bulog juga memiliki jaringan pergudangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta pengalaman dalam menjalankan penugasan pangan nasional.

“Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki dalam mendukung kelancaran penyaluran,” katanya.

Sebelumnya, bantuan pangan beras diberikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga memperoleh alokasi 10 kilogram beras per bulan.

Untuk periode hingga September 2026, penyaluran dilakukan secara rapel sehingga penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

Dengan dilanjutkannya program hingga Desember, pemerintah berharap bantuan tersebut dapat menjaga daya beli sekaligus meringankan beban kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat hingga akhir tahun.

Rizal menegaskan Bulog siap menjalankan penugasan tersebut secara profesional, akuntabel dan tepat sasaran.

“Bulog akan terus hadir di garda terdepan mendukung kebijakan pangan pemerintah dan memastikan pangan tersedia serta menjangkau masyarakat di seluruh penjuru Indonesia,” ujarnya. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini