EMPAT LAWANG, KITOUPDATE.COM — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak hanya dilakukan melalui patroli. Di Empat Lawang, polisi memilih turun langsung mengetuk pintu rumah warga untuk membangun kesadaran sebelum api muncul.
Langkah tersebut dilakukan personel Polsek Muara Pinang melalui program “Makmano Karhutlah” di Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan itu, personel menyambangi warga dari rumah ke rumah untuk memberikan edukasi dan imbauan terkait bahaya Karhutla. Petugas juga membagikan pamflet yang berisi larangan pembakaran hutan dan lahan sekaligus konsekuensi hukum bagi pelanggarnya.
Pendekatan langsung ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan sejak tingkat desa. Polisi tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga mengajak masyarakat berperan aktif mendeteksi dan mencegah potensi munculnya titik api di lingkungan masing-masing.
Selain sosialisasi, personel Polsek Muara Pinang turut melaksanakan patroli Kamtibmas dan Karhutla. Patroli tersebut diarahkan untuk mendeteksi lebih awal potensi gangguan keamanan maupun indikasi kebakaran di wilayah rawan.
Program “Makmano Karhutlah” merupakan gagasan Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., yang mendorong jajaran kepolisian memperkuat kehadiran langsung di tengah masyarakat dalam pencegahan Karhutla.
Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat sejak dini.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan masyarakat. Melalui edukasi langsung dari rumah ke rumah, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla, termasuk konsekuensi hukumnya, sehingga bersama-sama menjaga wilayahnya dari kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Polda Sumsel bersama jajaran terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli, sosialisasi, serta pendekatan langsung kepada masyarakat.
Kehadiran polisi hingga ke desa-desa diharapkan bukan sekadar menyampaikan larangan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan pendekatan door to door, pesan pencegahan diharapkan lebih dekat dengan warga sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi munculnya api di wilayah Empat Lawang. (Ril)



































