Beranda Banyuasin Askolani Sambut Kawasan Pertanian Modern Merah Putih: Ini Impian Lama Saya

Askolani Sambut Kawasan Pertanian Modern Merah Putih: Ini Impian Lama Saya

14
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Rencana pengembangan Kawasan Pertanian Modern Merah Putih di Kabupaten Banyuasin mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Konsep kawasan yang mengintegrasikan SPBU Pertanian, bengkel alat dan mesin pertanian (alsintan), peternakan ayam petelur, serta koperasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian modern dan mendukung terwujudnya swasembada pangan secara mandiri.

Hal tersebut mengemuka dalam silaturahmi Kepala BBPKH Cinagara Kementerian Pertanian RI, Dr. Inneke Kusumawaty, S.TP., M.P., bersama Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., di kediaman pribadi Bupati Banyuasin, Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kamis (17/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Inneke menyampaikan bahwa Menteri Pertanian RI akan terlebih dahulu hadir di lokasi Kawasan Pertanian Modern Merah Putih yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada November mendatang.

Kawasan Pertanian Modern Merah Putih tersebut didesain dengan konsep integrasi berbagai sektor, seperti SPBU Pertanian, bengkel alat dan mesin pertanian (alsintan), serta peternakan ayam petelur sebanyak 1.200 ekor yang dikelola oleh tiga kelompok wanita tani di dua desa berbeda. Seluruh sektor tersebut diharapkan dapat terintegrasi dalam satu kawasan ekosistem, dengan koperasi sebagai penghubung sekaligus penggeraknya.

Sementara itu, Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso, S.ST., M.Si., menjelaskan adanya kendala terkait lahan SPBU yang berada di kawasan Lahan Baku Sawah (LBS) dan jalur hijau. Untuk itu, ia memohon agar Dinas Pertanian membantu membuat surat permohonan pelepasan status LBS kepada ATR/BPN guna proses lebih lanjut.

Terkait Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-Up Intervention (YESS SI) yang akan berjalan pada 2027, diharapkan Bupati menyiapkan DCT (District Coordination Team) yang biasanya berada di Bappeda serta DIT (District Implementation Team) yang berada di Dinas Pertanian. (Masroni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini