Beranda Banyuasin Usai Keliling Kecamatan, Satgas Karhutla Mabes TNI Sampaikan Catatan Penting untuk Banyuasin

Usai Keliling Kecamatan, Satgas Karhutla Mabes TNI Sampaikan Catatan Penting untuk Banyuasin

14
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Setelah menyelesaikan rangkaian penyuluhan dan sosialisasi di sejumlah kecamatan, Tim Satgas Penyuluhan dan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Catatan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Pemkab Banyuasin yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat (18/9/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas tim selama turun langsung ke lapangan.

Audiensi dipimpin langsung Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Mabes TNI, Brigjen TNI Frans Surya Ginting, beserta rombongan dan jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Banyuasin.

Dalam audiensi itu, tim menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan sekaligus berbagai permasalahan dan masukan yang ditemukan selama melakukan penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah Banyuasin.

Bupati Askolani mengatakan, Karhutla umumnya terjadi saat kemarau panjang ketika kondisi lahan menjadi kering sehingga lebih mudah terbakar. Karena itu, upaya pencegahan perlu terus diperkuat melalui sinergi seluruh pihak, terutama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting mengingat kondisi lahan yang kering pada musim kemarau dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Peran masyarakat dinilai sangat diperlukan untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.

Pemkab Banyuasin, lanjut Askolani, juga terus mendorong pemenuhan sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla. Salah satunya melalui pembangunan embung yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk membantu proses pemadaman ketika terjadi kebakaran.

Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Banyuasin. (Masroni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini