Beranda Headline ASN Ikut Pelatihan Militer 1,5 Bulan, Ini Penjelasan Kemhan

ASN Ikut Pelatihan Militer 1,5 Bulan, Ini Penjelasan Kemhan

52
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mulai mengakselerasi pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 2.000 ASN dijadwalkan mengikuti pelatihan gelombang pertama yang akan dimulai pada April 2026 di lima lokasi pendidikan militer TNI.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan, pelatihan akan dilaksanakan di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1.

“Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan tersebut,” ujar Rico kepada Media di Jakarta, Kamis.

Para ASN akan mendapatkan materi dasar-dasar kemiliteran, baik teori maupun praktik, dengan durasi pelatihan sekitar 1,5 bulan. Program ini merupakan bagian dari penguatan sistem pertahanan negara yang melibatkan unsur sipil sebagai kekuatan pendukung.

Kemhan menyiapkan total kuota 4.000 ASN sepanjang 2026. Setelah 2.000 peserta pada gelombang pertama, jumlah yang sama akan mengikuti pelatihan pada gelombang kedua pertengahan tahun.

Hingga saat ini, tercatat 987 ASN telah mendaftar untuk gelombang pertama. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah mendekati jadwal pelaksanaan pada April mendatang.

Program ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional berbasis sumber daya manusia. Namun demikian, Kemhan memastikan pelatihan Komcad tidak akan mengganggu tugas utama ASN sebagai pelayan publik, melainkan memperkuat semangat nasionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan pengabdian kepada negara.

Ke depan, efektivitas program ini akan sangat ditentukan oleh kesiapan peserta, dukungan instansi, serta sinergi antara tugas sipil dan tanggung jawab pertahanan negara. (Inku/**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini