Beranda Headline Di Hadapan Ulama, Prabowo Tegaskan Siap Mundur dari BoP Gaza

Di Hadapan Ulama, Prabowo Tegaskan Siap Mundur dari BoP Gaza

70
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia bahkan menyatakan siap menarik Indonesia dari keanggotaan Board of Peace (BoP) Gaza jika forum tersebut tidak benar-benar membantu perjuangan rakyat Palestina meraih kemerdekaan dari Israel.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat bersilaturahmi dan berdialog dengan lebih dari 160 kiai dan ulama di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, yang hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa Presiden menegaskan tujuan utama Indonesia bergabung dalam BoP adalah untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Menurutnya, jika kehadiran Indonesia di forum itu tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan Palestina, Presiden tidak akan ragu untuk mundur.

“Beliau bertekad semua langkahnya di BoP untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak bermanfaat bagi Palestina, beliau siap mundur,” ujar Kiai Cholil kepada wartawan usai pertemuan.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia di BoP sepenuhnya demi kepentingan rakyat Palestina, bukan kepentingan politik pihak lain.

Dalam dialog tersebut juga tidak dibahas kaitan antara masa depan BoP dengan serangan terhadap Iran yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel. Menurut Cholil, BoP secara khusus dibentuk untuk membahas isu Palestina.

Namun secara terpisah, Cholil menilai efektivitas BoP masih dipertanyakan. Ia menilai perjuangan diplomatik untuk Palestina seharusnya lebih dimaksimalkan melalui forum internasional yang sudah mapan seperti Organisasi Kerja Sama Islam dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kami melihat BoP tidak terlalu efektif. Lebih baik memperkuat perjuangan melalui OKI dan PBB,” ujarnya.

Opsi mundur dari BoP sebelumnya juga pernah disampaikan Presiden Prabowo saat bertemu para kiai dan ulama di Istana pada 3 Februari 2026. (Inku/**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini