Beranda PALI Kaban Kesbangpol PALI Tegaskan Pancasila Sebagai Landasan Ideologi, Ajak ASN dan Pemuda...

Kaban Kesbangpol PALI Tegaskan Pancasila Sebagai Landasan Ideologi, Ajak ASN dan Pemuda Jadi Agen Perdamaian

12
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Mengusung tema besar “Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Pondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini diarahkan pada penguatan tindakan nyata, bukan sekadar seremonial.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten PALI, Dedi Ahmadi, S.E., M.Si., usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Bupati PALI, Rabu (3/6/2026).

“Pancasila adalah landasan ideologi kita. Mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari berarti meyakini bahwa seluruh roda pembangunan, iklim perdamaian, hingga pembinaan generasi muda bersumber dari nilai-nilai luhur tersebut,” ujar Dedi Ahmadi.

Dedi secara khusus menyoroti peran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI. Menurutnya, sebagai garda terdepan pelayanan publik, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Implementasi nyata dari tema Pancasila tahun ini adalah bagaimana kita memfasilitasi kebutuhan masyarakat secara optimal, baik dalam pelayanan birokrasi maupun percepatan pembangunan fasilitas publik yang dibutuhkan warga,” tambahnya.

Tidak hanya menyasar birokrasi, Kesbangpol PALI juga memberi perhatian besar pada pembinaan generasi muda. Melalui momentum ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan kepemudaan, salah satunya melalui pembinaan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Dedi menekankan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh para pemuda akan memberikan dampak besar bagi stabilitas daerah.

“Kita mendukung perdamaian dunia, tetapi harus dimulai dari tindakan nyata di lingkungan sekitar. Membantu masyarakat dan memfasilitasi pemuda agar aktif dalam pembangunan adalah cara kita membumikan Pancasila. Dari hal-hal kecil inilah akan lahir dampak positif yang besar bagi masyarakat dan terciptanya kedamaian,” tutupnya.

Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan rangkaian prosesi yang tertib, mulai dari laporan komandan upacara hingga pengibaran Sang Merah Putih oleh pasukan Paskibraka. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini