Beranda Headline ODGJ Bawa Tombak Resahkan Warga Kayuagung, Satpol PP Turun Tangan

ODGJ Bawa Tombak Resahkan Warga Kayuagung, Satpol PP Turun Tangan

5
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Warga Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dibuat resah dengan keberadaan seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) dan kerap berkeliaran sambil membawa tombak.

Karena dinilai membahayakan dan membuat masyarakat takut, pria berinisial A (32) akhirnya diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten OKI pada Rabu (6/5/2026).

A diketahui merupakan warga Kelurahan Jua-jua, Kayuagung. Proses pengamanan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat, sekaligus permintaan dari pihak keluarga.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI, Hilwen SH melalui Sekretarisnya Agama Yuska, SSTP didampingi Kepala Bidang Penegakan Perda, Mantinton, mengatakan A sering membuat warga ketakutan karena kerap menghadang masyarakat menggunakan tombak.

“Yang bersangkutan sering membuat warga takut, terutama di wilayah Kelurahan Jua-jua. Dia kerap menghadang warga sambil membawa tombak,” ujarnya.

Menurutnya, orang tua A juga meminta agar anaknya diamankan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pihak keluarga sendiri memohon agar anaknya diamankan karena dikhawatirkan mengganggu dan membahayakan orang lain,” katanya.

Setelah diamankan, A langsung dibawa dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Palembang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain menangani ODGJ, Satpol PP OKI juga rutin melakukan penertiban terhadap anak punk dan gelandangan yang dinilai meresahkan masyarakat di wilayah Kayuagung.

“Kalau ada anak punk atau gelandangan yang meresahkan, terutama di kawasan pasar dan pertokoan, langsung kami tertibkan,” ungkapnya.

Ia menyebut, keberadaan anak punk dan gelandangan kerap ditemukan di depan rumah makan, pertokoan, hingga area ATM. Bahkan, sebagian di antaranya tidur di emperan toko dan dalam ruang ATM.

Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan takut saat hendak berbelanja maupun menggunakan fasilitas ATM.

“Beberapa hari lalu, anak punk dan gelandangan juga sudah diamankan bersama Dinas Sosial OKI dan Polres OKI,” pungkasnya. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini