Beranda PALI Pemkab PALI Perkuat Produktivitas Nelayan, Salurkan Jala dan Cool Box ke KUB

Pemkab PALI Perkuat Produktivitas Nelayan, Salurkan Jala dan Cool Box ke KUB

17
0

PALI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memperkuat sektor perikanan tangkap melalui penyaluran bantuan sarana bagi nelayan perairan umum darat, Senin (27/4/2026). Program ini menyasar kelompok nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) di sejumlah desa.

Bantuan berupa alat tangkap ikan jenis jala dan cool box (kotak pendingin) diberikan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan nelayan kecil guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah sungai dan rawa.

Pemkab PALI menilai sektor perikanan tangkap memiliki peran strategis sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus sumber utama penghasilan warga. Karena itu, dukungan sarana yang memadai dinilai krusial agar aktivitas penangkapan lebih efektif dan bernilai ekonomi tinggi.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada lima KUB, yakni KUB Nelayan Makmur dan KUB Maju Bersama di Desa Prambatan, KUB Sungai Meriu dan KUB Harapan Baru di Desa Tanjung Kurung, serta KUB Layar Biru di Desa Tempirai. Kelompok penerima dipilih berdasarkan kebutuhan dan tingkat keaktifan dalam kegiatan perikanan.

Kepala Dinas Perikanan PALI, Ali Sadikin, menegaskan bantuan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga menjaga mutu ikan agar memiliki daya jual lebih baik.

“Dengan adanya cool box, kesegaran ikan dapat dipertahankan lebih lama sehingga harga jual tetap stabil dan menguntungkan nelayan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran melalui KUB menjadi strategi untuk memperkuat kolaborasi antar-nelayan sekaligus memastikan pemanfaatan bantuan lebih optimal dan berkelanjutan.

Program ini mendapat respons positif dari para nelayan. Mereka menilai bantuan tersebut mampu menjawab kendala utama di lapangan, terutama keterbatasan alat dan tantangan cuaca.

“Dengan alat baru dan pendingin, kami bisa bekerja lebih maksimal dan menjaga kualitas ikan sebelum dijual,” ujar salah satu perwakilan nelayan. (Anies)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini