Beranda Headline PKJ Jadi Fondasi Pendidikan DIY

PKJ Jadi Fondasi Pendidikan DIY

49
0

YOGYAKARTA, KITOUPDATE.COM – Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) segera menjadi ruh baru pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mulai tahun ajaran 2026–2027, program ini wajib diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, menyusul hasil uji coba di sepuluh sekolah yang mencatat skor pembentukan karakter 4,1 dari skala 5. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa, mengatakan pihaknya diminta segera melakukan “kepyakan” atau peresmian pelaksanaan PKJ di seluruh satuan pendidikan.

“Tadi kami diminta untuk segera ada kepyakan atau peresmian untuk dilakukan di semua sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi,” ujarnya usai bertemu Gubernur di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin.

Meski akan diberlakukan serentak pada 2026–2027, program ini sejatinya telah diuji coba sejak 2024 di sepuluh sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, dengan skor rata-rata 4,1 dari skala 1 hingga 5.

PKJ bukan mata pelajaran baru. Konsepnya disisipkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada seperti Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, IPS, hingga pendidikan agama. Misalnya, filosofi “sangkan paraning dumadi” dalam pelajaran agama, maupun wacana kebudayaan Yogyakarta dalam Bahasa Indonesia dan IPS.

Untuk tingkat perguruan tinggi, PKJ akan diperkuat sejak masa pengenalan kampus. Sejumlah kampus di DIY bahkan telah mulai menerapkannya.

Sutrisna memastikan buku panduan, media pembelajaran, serta bimbingan teknis bagi tenaga pendidik telah disiapkan. Pemerintah berharap PKJ tidak hanya menjadi formalitas kurikulum, tetapi benar-benar membentuk karakter pelajar yang berakar pada nilai budaya dan kearifan lokal Yogyakarta. (Inku/**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini