Beranda Headline Prabowo Siap Hadapi Perlawanan Koruptor dan Penyelundup

Prabowo Siap Hadapi Perlawanan Koruptor dan Penyelundup

22
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai bentuk perlawanan dari kelompok yang selama ini menikmati praktik korupsi, penyelundupan, dan aktivitas ekonomi ilegal yang dinilai merugikan negara serta menghambat transformasi ekonomi nasional.

Pernyataan tegas itu disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6).

“Kita akan menghadapi rintangan, kita akan menghadapi tantangan, mungkin juga kita akan menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok yang suka dengan korupsi, suka dengan penyelundupan, suka dengan tindakan-tindakan ekonomi yang ilegal,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, perlawanan terhadap agenda perubahan tidak hanya datang dari pelaku kejahatan ekonomi, tetapi juga dari pihak-pihak yang tidak memiliki komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara.

“Kita mungkin akan menghadapi perlawanan dari mereka yang tidak cinta tanah air, bahkan yang terus berusaha memperlemah NKRI. Tapi bangsa yang besar harus berani mengambil keputusan yang benar, walaupun sulit. Kita harus berani membela rakyat kita,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa keberanian mengambil keputusan yang berpihak kepada rakyat merupakan tanggung jawab yang melekat pada dirinya sebagai Presiden Republik Indonesia. Ia menolak mewariskan kenyamanan sesaat apabila harus dibayar dengan hilangnya masa depan generasi penerus bangsa.

Dalam amanatnya, Presiden juga menyoroti persoalan mendasar yang selama puluhan tahun membayangi perekonomian nasional, yakni pertumbuhan ekonomi yang belum dinikmati secara merata. Di sisi lain, kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah justru lebih banyak memberikan nilai tambah bagi pihak luar negeri dibandingkan masyarakat Indonesia sendiri.

Untuk menghentikan kebocoran tersebut, pemerintah saat ini menjalankan transformasi ekonomi berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Langkah yang ditempuh antara lain melalui kebijakan ekspor sumber daya alam satu pintu, percepatan hilirisasi industri, serta penguatan pengelolaan devisa hasil ekspor.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kedaulatan ekonomi melalui program ketahanan pangan, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo meyakini bahwa pengamalan Pancasila secara konsisten dalam bidang politik, hukum, budaya, dan ekonomi akan menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mencegah ancaman perpecahan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-14 Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta pelajar dari berbagai daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini