Beranda Banyuasin Sekda Banyuasin Hadiri Rapat TPID Sumsel, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi

Sekda Banyuasin Hadiri Rapat TPID Sumsel, Bahas Strategi Pengendalian Inflasi

64
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., mewakili Bupati Banyuasin dalam Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan, yang digelar Selasa (8/7/2025) di Ballroom Hotel Novotel Palembang.

Rapat ini membahas evaluasi kinerja TPID Sumsel pada semester I tahun 2025 serta strategi pengendalian inflasi hingga akhir tahun. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Edward Candra, M.H., perwakilan Kemenko RI, Kepala BPS Sumsel, Kepala BMKG Sumsel, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi dan Kesehatan Kemenko Perekonomian RI, serta pimpinan OPD terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Sumsel Edward Candra menegaskan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya ditandai dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa inflasi Sumatera Selatan pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,92% (year-on-year), sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 0,76% (year-on-year). Meski demikian, Sumsel masih menempati posisi keempat sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah di wilayah Sumatera.

Tujuan dari rapat ini adalah untuk memperkuat koordinasi dan kapasitas kelembagaan TPID di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat. Beberapa poin penting yang dipaparkan dalam rapat antara lain:

  • Perkembangan inflasi dan indeks perkembangan harga di wilayah provinsi.
  • Strategi penguatan cadangan pangan dan distribusi komoditas strategis.
  • Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengendalian harga melalui platform digital.
  • Peran serta TP2DD dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah.

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga, terutama terhadap komoditas pangan strategis yang berpengaruh langsung terhadap inflasi daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini