PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra bersama Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru resmi meluncurkan Senam Kriya (Kreasi Sriwijaya), Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh KORMI Sumsel bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan yang akan jatuh pada 15 Mei mendatang.
Acara berlangsung meriah dengan diawali senam bersama yang diikuti ribuan peserta. Para peserta tampil semarak mengenakan Wastra khas Sumatera Selatan dengan beragam warna, menambah nuansa budaya yang kental dalam kegiatan tersebut.
Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru menjelaskan, bahwa Senam Kriya diciptakan sebagai identitas baru masyarakat Sumatera Selatan sekaligus upaya melestarikan budaya daerah.
“Senam ini merupakan langkah awal kita untuk membentuk senam kreasi asli milik Sumsel. Ke depan, gerakan ini akan disosialisasikan oleh PKK di tingkat kabupaten/kota dan akan kita lombakan secara luas,” ujar Feby.
Ia berharap Senam Kriya dapat melekat di hati masyarakat dan menjadi kebanggaan daerah.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan kita semua bangga memiliki senam kreasi sendiri yang berakar pada budaya kita,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekda Sumsel Edward Candra memberikan apresiasi tinggi atas terciptanya rangkaian gerakan senam yang dipadukan dengan lagu khas Sumatera Selatan.
“Harapan kita tentu senam ini dapat membumi di seluruh pelosok Sumatera Selatan dengan tujuan utama memelihara warisan budaya lokal kita,” kata Edward.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan pencatatan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), dimana Sumsel berhasil memecahkan dua kategori rekor sekaligus, yakni senam dengan peserta terbanyak serta senam dengan peserta mengenakan wastra (kain tradisional) Sumsel terbanyak, baik laki-laki maupun perempuan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Alhamdulillah, kita berhasil meraih rekor MURI untuk dua kategori ini. Ini membuktikan kekompakan masyarakat Sumsel,” pungkasnya. (*)
































